LANGIT7.ID-Pada Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026, pemerintah provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyediakan total 652 kuota gratis kepada siswa miskin untuk tiga SMKN Jateng dan 15 SMKN semi boarding.
Ketua Panitia SPMB SMK Negeri Jateng dan SMK Semi Boarding, Hardo Sujatmiko mengatakan, seluruh tahapan tidak dipungut biaya.
Begitu pula selama proses pembelajaran, semua murid dan orang tua, tidak ditarik biaya apapun. Semua gratis, mulai dari makan, minum, sampai seragam.
Hardo mengatakan, selain istilah yang dulu PPDB kini SPMB, ada yang baru dalam seleksi siswa. Pada proses seleksi kali ini, menitikberatkan pada optimalisasi dan pemerataan serapan siswa.
Nantinya, calon siswa akan dinilai berkas administrasi terlebih dahulu. Mulai dari tingkat kemiskinan, nilai raport saat di SMP dan prestasinya. Berbekal poin itu, calon murid bisa memantau perangkingan, kemudian bisa memilih jurusan dan sekolah yang akan dituju.
“Sehingga untuk calon murid, bisa memilih nilai saya sekian, bisa masuk SMK mana, jurusan mana, itu bisa dilihat secara real time. Baru kemudian proses pemilihan jurusan berhasil, kemudian nanti tes akademik. Itu bedanya. Tahun kemarin, daftar langsung isi jurusan,” paparnya, dikutip dari jatengprov.go.id.
Hardo menjelaskan, SMK Negeri Jateng berada di tiga lokasi, yakni Semarang, Pati, dan Purbalingga. Ketiganya menerapkan sistem full boarding atau asrama, yang berada pada lingkungan terpadu.
Sementara itu, 15 SMK Semi Boarding tersebar di 15 kabupaten. Masing-masing, SMK Negeri 1 Demak (Kabupaten Demak), SMK Negeri 2 Rembang (Rembang), SMK Negeri 1 Wirosari (Grobogan), SMK Negeri 1 Jepon (Blora), SMK Negeri 1 Tulung (Klaten), SMK Negeri 1 Kedawung (Sragen), SMK Negeri 2 Wonogiri (Wonogiri).
SMK Negeri 1 Purworejo (Purworejo), SMK Negeri 2 Wonosobo (Wonosobo), SMK Negeri 1 Punggelan (Banjarnegara), SMK Negeri 1 Alian (Kebumen), SMK Negeri 2 Cilacap (Cilacap), SMK Negeri 1 Kalibagor (Banyumas), SMK Negeri 1 Tonjong (Brebes) dan SMK Negeri 1 Randudongkal (Pemalang).
Ia berharap keberadaan SMK N Jateng dan 15 sekolah semi boarding, dapat mengangkat perekonomian warga miskin, melalui pendidikan. Terakhir, bagi siswa yang belum lolos pada SPMB SMKN Jateng dan 15 SMKN Semi Boarding, masih bisa mendaftar pada SPMB reguler.
Sementara itu, pendaftaran sendiri sudah dilakukan pada 18 Februari 2025-26 Maret 2025. Seluruh tahapan tidak dipungut biaya.
Saat ini juga sudah ada pengumuman final hasil SPMB SMK Boarding dan Semi Boarding. Seluruh tahapan dan informasi dapat dilihat pada laman ppdb.smknjateng.sch.id, atau pada spmb.smknjateng.sch.id.(*)
(hbd)