LANGIT7.ID-Jakarta; PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia menggandeng OCBC NISP melalui Unit Usaha Syariah (UUS) untuk meluncurkan produk asuransi jiwa syariah bernama AlliSya Rencana. Produk ini hadir sebagai langkah strategis menghadirkan perlindungan jiwa yang sesuai dengan prinsip syariah, sekaligus mendukung rencana keuangan keluarga Indonesia di masa depan.
Untuk itu, salah satu fitur utama yang ditawarkan dalam produk ini adalah Manfaat Tahapan Rencana. Jika tertanggung tetap hidup hingga tahun ke-18, penerima manfaat akan memperoleh saldo tabungan dari tahun ke-11 serta tambahan uang tunai sebesar 60% dari santunan asuransi. Namun jika tertanggung meninggal dunia sebelum akhir masa polis, manfaat tetap diberikan berupa saldo tabungan yang telah terkumpul sampai akhir tahun ke-11. Ini menjadi bentuk perlindungan pasti bagi keluarga yang ditinggalkan.
Selain itu, terdapat juga fitur pembebasan dari pembayaran kontribusi apabila tertanggung meninggal dunia setelah dua tahun masa pertanggungan dan klaim disetujui. Hal ini memberi ketenangan finansial bagi keluarga tanpa beban kewajiban lanjutan.
Di samping itu, nasabah juga memperoleh manfaat signifikan jika terjadi risiko meninggal dunia, baik karena sebab umum maupun kecelakaan. Jika tertanggung wafat dalam dua tahun pertama sejak polis aktif, manfaat yang dibayarkan adalah sebesar 105% dari total kontribusi yang telah disetorkan. Jika kejadian terjadi setelah dua tahun, maka yang diberikan adalah 100% dari nilai santunan asuransi.
Risiko kematian akibat kecelakaan juga diantisipasi secara khusus. Dalam dua tahun pertama sejak tanggal polis berlaku, ahli waris berhak atas tambahan 105% dari kontribusi. Setelah periode itu, manfaat yang dibayarkan adalah sebesar 100% dari santunan asuransi.
Dengan skema perlindungan yang komprehensif ini, total manfaat yang bisa diperoleh nasabah dari produk ini dapat mencapai hingga Rp5 miliar, menjadikan AlliSya Rencana sebagai salah satu produk perlindungan jiwa syariah terbaik dan paling kompetitif di Indonesia.
"Kami percaya kolaborasi ini akan memperkuat peran kami sebagai mitra tepercaya dalam meningkatkan kualitas hidup nasabah melalui inovasi perlindungan jiwa yang relevan, terencana, dan mudah diakses oleh masyarakat luas," tutur Direktur OCBC, Andrae Krishnawan W, dalam keterangannya, Senin (26/5/2025).
Senada dengan itu, Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia, Achmad K. Permana, menyampaikan harapannya terhadap kolaborasi ini. "Kemitraan yang terjalin antara Allianz Syariah dengan OCBC mendukung pengelolaan finansial nasabah dengan mempersiapkan fondasi perlindungan finansial jangka panjang dan sesuai dengan nilai syariah dan kebaikan kepada nasabah-nasabahnya," ujar Achmad.
Dengan berbagai manfaat perlindungan jiwa islami dan fitur keuangan yang terintegrasi, Allianz Syariah dan OCBC berharap kehadiran AlliSya Rencana mampu menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya keluarga yang tengah membangun strategi finansial jangka panjang yang aman, transparan, dan sesuai syariat.
(lam)