LANGIT7.ID-Libya; Ini boleh percaya boleh tidak. Ini fakta. Ini diluar logika. Dalam sebuah kejadian yang luar biasa, sebuah pesawat yang membawa jamaah haji ke Arab Saudi harus berbalik arah dua kali setelah seorang pemuda asal Libya yang juga ingin berangkat naik haji dilarang naik pesawat.
Banyak yang menyebutnya sebagai intervensi ilahiAmeur Al-Mansour Gaddafi, seorang pria Libya, seharusnya menaiki pesawat bersama puluhan jamaah haji lainnya menuju Arab Saudi.
Namun, di detik terakhir, ia dihentikan oleh petugas imigrasi di Bandara Internasional Sebha, yang terletak di wilayah tengah Libya. Nama belakangnya, Gaddafi, ternyata masuk dalam daftar yang ditandai—mungkin karena mirip dengan nama mantan pemimpin Libya yang telah digulingkan, Muammar Gaddafi.
Meskipun ia terus memohon, pesawat tetap berangkat tanpanya.
Sementara keluarga dan staf bandara memintanya untuk pulang dan menerima kenyataan, ia tetap bertahan.
Gaddafi berkata, "Aku tidak akan pergi dari sini kecuali untuk menuju haji," dilaporkan oleh Gulf News.
Takdir Berbicara Tak lama setelah pesawat lepas landas, takdir pun ikut campur.
Menurut media lokal, pesawat tersebut terpaksa kembali ke bandara karena mengalami kerusakan teknis pada sistem pendingin udaranya.
Saat pesawat mendarat, staf maskapai berusaha memfasilitasi Gaddafi untuk naik dengan meminta pilot membuka pintu.
Namun, pilot menolak, dengan alasan kendala logistik karena mesin pesawat masih menyala.
"Aku Tidak Akan Terbang Tanpanya"
Dalam kejadian tak terduga, pesawat mengalami kerusakan kedua yang memaksa mereka kembali sekali lagi.
Setelah itu, kapten penerbangan mengumumkan:
"Aku bersumpah tidak akan terbang lagi kecuali Amer ikut bersama kita di pesawat ini," dilaporkan oleh Arynews.
Diantara sorak-sorai dan tepuk tangan penumpang, akhirnya Gaddafi diizinkan naik. Momen itu terekam dalam video dan viral di berbagai platform media sosial.
"Aku hanya ingin pergi haji," kata Amer kemudian dalam wawancara dengan media lokal.
"Dan aku yakin, jika itu sudah ditakdirkan untukku, tidak ada kekuatan yang bisa menghalanginya."
Setiap tahun, ribuan Muslim menunaikan ibadah hajiHaji adalah kewajiban agama bagi Muslim yang harus dilakukan setidaknya sekali seumur hidup bagi mereka yang mampu secara fisik dan finansial.
Umat Muslim percaya bahwa perjalanan suci ini adalah panggilan dari Allah bagi orang-orang yang dipilih.(*/saf/trt.global)
(lam)