LANGIT7.ID - Kota Budapest mungkin belum sefamiliar kota-kota besar seperti Berlin atau Paris. Namun, siapa sangka jika ibu kota Hungaria itu menjadi destinasi wisata yang kaya akan nilai histori di kawasan Eropa Timur.
Sebagai salah satu negara yang berada di kawasan Eropa Timur, Hungaria memiliki jejak sejarah Islam. Pada abad ke-16, wilayah Hungaria sempat berada di bawah kekuasaan Ottoman Turki.
Populasi Muslim di Hungaria saat ini berjumlah lebih dari 5.000 jiwa atau 0.057% dari total 9.877.365 populasi. Meskipun Islam adalah agama minoritas di Hungaria, namun kehidupan muslim dengan warga lainnya di ibu kota tersebut tetap terjaga dengan baik.
Mencari komunitas muslim di Budapest pun tak sulit. Sebab, mayoritas muslim di Hungaria adalah orang Turki, orang Arab dan orang Hongaria sendiri.
Di wilayah ibu kota Budapest, ada banyak restoran halal dan sembilan masjid yang salah satunya berada di Hungarian Islamic Community. Sobat langit7 juga bisa mengunjungi beberapa tempat wisata sejarah yang sangat indah, seperti Gedung Opera Negara Hungaria, Jembatan Rantai, Kastil Buda, dan masih banyak lainnya.
Salah satu yang menarik perhatian adalah Masjid Budapest Mecset yang terletak di Fehérvári út 41, Budapest, Hungaria. Masjid terbesar di Hungaria itu menjadi rujukan untuk menunaikan ibadah salat serta Salat Ied bagi warga muslim khususnya di Budapest. Jejak sejarah Islam di wilayah ini sangat kental.
Selain itu, terdapat komunitas Muslimah yang berasal dari berbagai negara. Komunitas yang digagas oleh Muslimah asal Hungaria itu mengadakan kajian setiap hari Jumat siang.
Komunitas Muslimah itu bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan muslimah lainnya yang ada di berbagai negara.
![Menyusuri Wisata Sejarah Peradaban Islam di Budapest]()
"(Makam penyair muslim Gul Baba dari dinasti Ottoman Turki. foto: LANGIT7.ID/ iStock)"
Destinasi wisata yang tak boleh dilewatkan adalah makam penyair muslim Gül Baba, seorang penyair dari dinasti Ottoman Turki. Gül Baba meninggal pada tahun 1541 dan dimakamkan di Mecset Utca 14 daerah Buda di Kota Budapest.
Pada tahun 1885, pemerintah Ottoman Turki menugaskan seorang insinyur Hungaria untuk merenovasi makam Gül Baba. Ketika renovasi selesai tahun 1914, makam penyair berjuluk Father of Roses ini dinyatakan sebagai monumen nasional dan menjadi tempat ziarah umat muslim di Eropa Timur.
(sof)