Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 04 Juni 2026
home global news detail berita

Trump Sebut Ada Kemajuan Besar di Gaza, Harapan Gencatan Senjata Meningkat

nabil Kamis, 26 Juni 2025 - 07:24 WIB
Trump Sebut Ada Kemajuan Besar di Gaza, Harapan Gencatan Senjata Meningkat
LANGIT7.ID–Jakarta; Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Rabu bahwa ada "kemajuan besar" dalam upaya mengakhiri perang antara Israel dan Hamas di Gaza. Hal ini disampaikan menjelang pertemuan puncak NATO di Belanda.

"Aku rasa kemajuan besar sedang terjadi di Gaza," kata Trump kepada para wartawan. Ia juga menyebut bahwa utusannya, Steve Witkoff, mengatakan bahwa "Gaza sudah sangat dekat" ke arah perdamaian.

Trump mengaitkan optimisme ini dengan gencatan senjata yang disepakati sehari sebelumnya antara Israel dan Iran — yang merupakan pendukung Hamas — setelah 12 hari perang.

Baca juga: Gencatan Senjata Gaza Makin Dekat? Hamas Sebut Negosiasi Meningkat Drastis

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pun mengisyaratkan bahwa serangan udara negaranya ke fasilitas nuklir dan rudal Iran, serta pasukan keamanan yang berhubungan dengan kelompok militan di luar negeri, bisa mempercepat akhir konflik di Gaza.

Di sisi lain, tekanan agar Netanyahu menghentikan perang juga semakin kuat. Desakan datang dari politisi oposisi, keluarga para sandera yang masih ditahan Hamas, hingga beberapa anggota koalisi pemerintahnya sendiri. Seperti diketahui, konflik dipicu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan lebih dari seribu orang, mayoritas warga sipil.

Salah satu insiden paling mematikan bagi militer Israel terjadi Selasa kemarin, ketika tujuh tentaranya tewas di Gaza selatan.

Mediator utama, Qatar, mengumumkan Selasa bahwa mereka meluncurkan kembali upaya gencatan senjata. Hamas menyebutkan bahwa pembicaraan dengan mediator “semakin intens” dalam beberapa jam terakhir.

“Kami terus berkomunikasi dengan para mediator dari Mesir dan Qatar, bahkan semakin intensif,” kata pejabat Hamas, Taher al-Nunu, kepada AFP. Namun, ia menambahkan bahwa pihaknya “belum menerima usulan baru” untuk menghentikan perang.

Pemerintah Israel menolak memberikan komentar soal pembicaraan terbaru ini, selain menyatakan bahwa upaya pembebasan sandera di Gaza terus dilakukan “baik di medan perang maupun lewat jalur negosiasi.”

Pertanyaan Tujuan Perang

Israel mengerahkan pasukan ke Gaza dengan tujuan menghancurkan jaringan Hamas yang didukung Iran dan menyelamatkan para sandera setelah serangan brutal Hamas tahun lalu. Menurut data AFP dari sumber resmi, serangan itu menewaskan 1.219 orang, sebagian besar warga sipil.

Sebagai balasan, operasi militer Israel telah menyebabkan kematian sedikitnya 56.156 orang di Gaza, juga kebanyakan warga sipil, menurut Kementerian Kesehatan Gaza. PBB menyebut angka ini dapat dipercaya.

Kerugian militer terbaru Israel pun memicu kritik tak biasa dari dalam pemerintah sendiri. Pemimpin partai ultra-Ortodoks United Torah Judaism, yang merupakan anggota koalisi Netanyahu, mempertanyakan alasan perang masih dilanjutkan.

“Sampai sekarang saya belum paham kenapa kita masih berperang di sana... Tentara kita terus gugur,” ujar anggota parlemen Moshe Gafni dalam sebuah sidang pada Rabu.

Tujuh tentara yang tewas berasal dari pasukan teknik tempur dan sedang menjalankan misi pengintaian di wilayah Khan Younis, Gaza selatan. Kendaraan mereka dihantam alat peledak, menurut militer Israel.

Forum Sandera dan Keluarga Hilang — kelompok utama yang mewakili keluarga para sandera — mendukung kritik Gafni. Mereka menyatakan perang di Gaza "sudah tidak jelas tujuannya" dan "tidak ada rencana yang konkret."

Dari total 251 sandera yang diculik Hamas dalam serangan Oktober, 49 masih ditahan di Gaza, termasuk 27 orang yang menurut militer Israel sudah meninggal.

Kelompok hak asasi manusia juga menyebutkan bahwa warga Gaza yang berjumlah lebih dari dua juta orang menghadapi kondisi seperti kelaparan karena pembatasan ketat Israel. Banyak warga tewas saat mengantre bantuan makanan setiap harinya.

Penembakan Dekat Titik Bantuan

Lembaga pertahanan sipil Gaza mengatakan pada Rabu bahwa setidaknya 20 orang lagi tewas akibat tembakan Israel, termasuk enam di antaranya yang sedang menunggu bantuan.

Juru bicara pertahanan sipil, Mahmoud Bassal, mengatakan kepada AFP bahwa warga sipil yang sedang antre bantuan terkena tembakan dan tembakan tank dari Israel di wilayah Gaza tengah — lokasi yang setiap malam dipenuhi warga yang berharap mendapat jatah makanan.

Ketika dikonfirmasi oleh AFP, militer Israel mengatakan “tidak mengetahui adanya insiden dengan korban jiwa pagi ini di wilayah tengah Gaza.”

Sementara itu, pada Selasa, PBB mengutuk “politisasi bantuan makanan” di Gaza. Lembaga internasional itu juga mengkritik yayasan swasta pro-AS dan Israel yang kini menggantikan banyak organisasi kemanusiaan yang selama ini bertugas.

Yayasan itu bernama Gaza Humanitarian Foundation (GHF), yang mulai beroperasi di Gaza akhir Mei lalu. Namun, sejak kehadirannya, bantuan sering diwarnai kekacauan, korban jiwa, serta masalah netralitas.

GHF membantah bertanggung jawab atas kematian yang terjadi di sekitar titik distribusi bantuan.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sejak akhir Mei, hampir 550 orang tewas di dekat pusat-pusat distribusi bantuan saat mencoba mendapatkan pasokan yang sangat langka. Hanya pada Selasa saja, lembaga pertahanan sipil Gaza mencatat 46 korban jiwa akibat serangan Israel di titik antrean bantuan.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 04 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:48
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)