Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Kemendikbud-Ristek: Belajar Daring Memang Berat, Tapi Harus Dilewati

Muhajirin Selasa, 13 Juli 2021 - 18:00 WIB
Kemendikbud-Ristek: Belajar Daring Memang Berat, Tapi Harus Dilewati
ilustrasi seorang anak yang bosan belajar daring (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Direktur Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ditjen Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) RI M Bakrun menyebut pengambilan keputusan untuk menetapkan pembelajaran daring pada masa pandemi adalah pilihan berat. Sebab akan bersinggungan langsung dengan pengembangan diri generasi penerus bangsa.

"Pembelajaran pada masa pandemi ini kita dihadapkan pada pilihan yang sangat berat, di satu sisi kita bicara tentang pendidikan, di satu sisi kita bicara tentang generasi yang akan datang. Namun demikian kita juga juga harus menjaga kesehatan demi kebaikan bersama," kata Bakrun saat berpidato dalam dalam Forum Orientasi dan Ta’aruf Siswa (FORTASI) Virtual Siswa SMK Muhammadiyah se-Indonesia, Selasa (13/7/2021).

Bakrun menjelaskan pihak Kemdikbud-Ristek sudah mencoba berbagai macam alternatif untuk menjaga kualitas pendidikan di Indonesia. Namun solusi bermuara pada keputusan belajar daring.

Dia mengingat ketika pembelajaran daring pertama kali diterapkan pada 16 Maret 2020, tepat saat Pemerintah mengerem kegiatan masyarakat bersamaan dengan pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Dari 34 provinsi di Indonesia, hanya 10 provinsi menyatakan siap.

"Akhirnya UN pada saat itu tidak menjadi sebuah keharusan, atau dibatalkan," kata Bakrun.

Keputusan belajar daring memiliki dampak tersendiri untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Mengingat SMK mengedepankan pendidikan keterampilan untuk para siswa dan sulit dilakukan secara daring. Sementara hal itu tentu berseberangan dengan pelaksanaan protokol kesehatan.

Bakrun mengatakan, Ditjen Pendidikan Vokasi saat itu mengeluarkan surat edaran terkhusus untuk SMK. SMK boleh menggelar praktik dan ujian praktik, tapi dengan catatan harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"Itu semua berjalan sampai pada saat ini," ucap dia.

Sekolah Diminta Berperan Aktif

Bakrun meminta pihak sekolah berperan aktif mengajak para siswa disiplin protokol kesehatan. Mengingat kasus positif kembali meningkat di beberapa daerah.

Selain itu, sekolah harus aktif mengajak siswa untuk terus aktif, inovatif dan semangat belajar meski secara daring.

"Kalau di awal tahun pembelajaran ini, dalam masa taaruf atau masa perkenalan, diharapkan guru untuk memberikan pengertian kepada siswa baru. Karena siswa baru saat ini mengalami perubahan," ujar Bakrun.

Sosialisasi protokol kesehatan dan pengenalan sekolah bisa disemarakkan dalam acara pengenalan siswa baru. "Semaksimal mungkin dengan berbagai metode dan cara, kita lakukan bersama-sama, maka berikan pengenalan siswa dengan pemahaman lingkungan sekolah melalui virtual. Juga diberitahukan cara belajar secara daring," kata Bakrun.

Di sisi lain, guru dituntut untuk inovatif dalam mengajar. Itu penting untuk menjaga kualitas pendidikan agar para siswa bisa mengembangkan diri mengikuti perkembangan zaman.

"Upayakan anak-anak tetap senang meski belajar daring. Karena senang merupakan salah satu hal penting untuk meningkatkan imun pada masa pandemi ini. Jangan berikan beban terlalu berat, tapi tetap kontrol dengan baik, saya yakin kita bisa lewati dengan baik," pungkas Bakrun.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)