LANGIT7.ID-, - Direktur
Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Marwan Sultan tewas bersama istri dan lima anggota keluarganya dalam
serangan Israel.
Kementerian Kesehatan di Gaza mengonfirmasi kematian dr Marwan Sultan bersama keluarga akibat serangan udara Israel yang menghantam rumahnya di Gaza barat.
Baca juga: Israel Serang Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Warga Palestina Marah BesarDirektur Jenderal Kementerian Kesehatan di Gaza, Dr Munir Bursh, menggambarkan Dr Sultan sebagai salah satu tokoh ilmiah dan medis paling terkemuka di
Jalur Gaza.
Senada dengan itu, Dr. Mohammed Abu Salmiya, direktur Kompleks Medis Al-Shifa, mengatakan kematian Dr. Sultan merupakan
pembunuhan lain terhadap para profesional medis di Gaza.
Ia mencatat bahwa Dr. Sultan adalah satu dari hanya dua konsultan kardiologi yang bertugas di wilayah utara Jalur Gaza.
Sejak dimulainya serangan Israel di Gaza pada 7 Oktober 2023, kantor media setempat mencatat sedikitnya 1.580 personel medis tewas.
Baca juga: Israel Serang Sekolah Pengungsian di Gaza, Uni Eropa Murka: Ini Tak Bisa Dibenarkan!Pada Mei lalu, Rumah Sakit Indonesia sendiri tidak dapat digunakan lagi setelah dibombardir oleh pasukan Israel, yang menghancurkan generator hingga menyebabkan kerusakan parah pada beberapa departemen.
Tim medis terpaksa mengevakuasi pasien di tengah tembakan.
Selama hampir 22 bulan, Israel—dengan dukungan penuh dari Amerika Serikat—terus melanjutkan genosida di Gaza, yang menyebabkan sekitar 191.000 warga Palestina tewas atau terluka, sebagian besar dari mereka adalah anak-anak dan wanita. (Palestine Chronicle).
(est)