Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

BSI Pacu Dana Murah Lewat Tabungan Haji, Sasar Nasabah dari Milenial hingga Calon Jemaah Tunggu Panjang

tim langit 7 Kamis, 14 Agustus 2025 - 15:49 WIB
BSI Pacu Dana Murah Lewat Tabungan Haji, Sasar Nasabah dari Milenial hingga Calon Jemaah Tunggu Panjang
LANGIT7.ID-Jakarta; PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) semakin gencar memaksimalkan potensi dana murah melalui layanan Tabungan Haji. Strategi ini didukung oleh status BSI sebagai bank syariah terbesar di tanah air serta tingginya jumlah calon jemaah haji Indonesia yang masa tunggunya relatif panjang.

Indonesia setiap tahunnya memberangkatkan sekitar 221 ribu jemaah haji atau setara 1 per 1000 penduduk, mengikuti ketentuan kuota dari pemerintah Arab Saudi. Dari angka tersebut, 172 ribu jemaah atau sekitar 84,7% menggunakan Tabungan Haji BSI.

Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk mendaftar haji semakin meningkat. Pada periode 2023–2024, jumlah pendaftar di BSI naik 23%. Ia juga menyoroti meningkatnya kesadaran digital masyarakat, di mana hingga akhir 2024, 42% pendaftaran dilakukan melalui aplikasi mobile banking.

Data Kementerian Agama menunjukkan total daftar tunggu haji di Indonesia mencapai 5,2 juta orang. Dari jumlah itu, 62,70% atau sekitar 3,2 juta adalah nasabah Tabungan Haji BSI yang menunggu giliran berangkat.

“Masa tunggu haji yang panjang harus dipersiapkan dengan baik, antara lain dengan terus menabung untuk dana pelunasan haji, sehingga 15–25 tahun mendatang dana haji sudah siap,” ujar Anton dalam keterangannya, Kamis (14/8/2025).

Ia menambahkan, biaya haji juga berpotensi naik seiring inflasi dan perubahan nilai tukar.

Lamanya masa tunggu haji di Indonesia bervariasi antara 16 hingga 36 tahun, tergantung wilayah. Kondisi ini setiap tahun memicu penumpukan antrean keberangkatan di berbagai daerah.

BSI mencatat, tren Tabungan Haji meningkat 18,74% secara tahunan, menjadi 6,18 juta rekening dengan total dana sekitar Rp14,2 triliun. Menariknya, 12% di antaranya berasal dari nasabah berusia 25–35 tahun yang telah sadar pentingnya menabung haji sejak muda.

Kementerian Agama juga mencatat adanya jemaah yang gagal berangkat meski sudah masuk kuota, akibat keterlambatan atau ketidakmampuan melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH), kendala kesehatan, dokumen tidak valid, hingga sakit berat atau meninggal menjelang keberangkatan.

Program Berhadiah Umrah untuk Dorong Tabungan Haji

Untuk mendorong kesiapan dana calon jemaah, BSI menawarkan sejumlah program, seperti menabung secara rutin melalui autodebet minimal Rp100 ribu per bulan dan program blokir dana Mabrur Extra Rezeki (MAXI).

Terbaru, BSI meluncurkan Program Tabungan Haji Berhadiah Umrah yang berlangsung dari 1 Agustus hingga Desember 2025. Program ini mengajak nasabah mengelola keuangan secara terstruktur agar pelunasan haji dapat dilakukan tanpa harus menjual aset atau mencari sumber pendanaan mendadak.

Setiap kelipatan top-up saldo Rp1 juta akan mendapatkan satu poin undian hadiah umrah, dengan ketentuan saldo akhir bulan dan saldo rata-rata bulanan minimal Rp5 juta.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)