LANGIT7.ID–Bekasi; Sariawan menjadi salah satu penyakit gigi dan mulut yang sering dialami masyarakat. Rasa perih yang ditimbulkan kerap mengganggu aktivitas sehari-hari seperti makan, minum, maupun berbicara. Dalam acara Kajian Kesehatan PHBS dalam keluarga – menjaga kesehatan dimulai dari rumah bersama Enzim yang digelar di Institute Bisnis Muhammadiyah (IBM) Bekasi, Dokter Gigi Nini Nadya mengupas tuntas persoalan ini.
Acara ini turut mendapat dukungan dari Langit7.id sebagai media partner, sehingga pesan edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut dapat tersampaikan lebih luas kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, ketika jumlah air ludah berkurang, kualitasnya ikut menurun. Kondisi ini membuat bakteri bernama Streptococcus mutans berkembang biak di rongga mulut. Bakteri tersebut akan berkoloni pada satu titik hingga menimbulkan luka yang kemudian dikenal sebagai sariawan.
Baca juga: Lewat PHBS, Aisyiyah dan Enzim Ingatkan Kesehatan Mulut Bagian dari IbadahAda berbagai faktor yang dapat menyebabkan mulut kering. Dokter Gigi Nini menyebut perubahan hormonal pada wanita, baik saat haid maupun menopause, menjadi salah satu penyebab. Selain itu, stres, konsumsi obat-obatan tertentu, hingga gangguan pencernaan seperti diare juga bisa membuat produksi air ludah berkurang.
Faktor lain yang turut berpengaruh adalah alergi, baik terhadap makanan maupun obat-obatan. Semua kondisi tersebut menyebabkan kelenjar air ludah mengalami penurunan fungsi, sehingga mutu air ludah menurun dan akhirnya memicu munculnya sariawan.
Sebagai solusi praktis, Dokter Gigi Nini menganjurkan penggunaan pasta gigi Enzim secara langsung pada bagian yang terkena sariawan. “Kalau mengalami sariawan saya bisa kasih solusinya yaitu boleh ditotolin aja dengan odol Enzim. Atau ambil sikat gigi, sikat gigi ya, ambil odol Enzim-nya taruh di ujung bulu sikat, tekan, ratakan, kemudian sikat, sekali aja jangan gini-gini, uh, sakitnya luar biasa. Sekali, ya nanti dia akan berangsur-angsur membaik,” jelasnya, Sabtu (23/8/2025).
Baca juga: Bersama Enzim, Aisyiyah Perkuat PHBS Keluarga untuk Lindungi Generasi SehatIa menambahkan, kebiasaan sehari-hari sangat berperan dalam menjaga kualitas air ludah. Jika kondisi mulut kering dibiarkan, bakteri akan lebih mudah berkembang biak dan memperparah luka di rongga mulut. Oleh karena itu, menjaga kelembaban mulut menjadi bagian penting dari pencegahan sariawan.
Dokter Gigi Nini juga mengingatkan bahwa penurunan fungsi kelenjar air ludah adalah pemicu utama. “Ini semua yang menyebabkan kelenjar air ludah kita menjadi reduksi sehingga terjadilah yang namanya sariawan,” ujarnya menegaskan.
Dengan pemahaman ini, masyarakat diharapkan bisa lebih peduli menjaga kesehatan rongga mulut. Ketika sariawan muncul, penggunaan pasta gigi Enzim dapat menjadi solusi cepat yang mudah dipraktikkan di rumah.
(lam)