LANGIT7.ID, Jakarta - Ziarah makam merupakan aktivitas umat Islam yang umum dilakukan ketika Ramadan tiba atau setelahnya. Biasanya ziarah makam juga dilakukan untuk melepas rindu terhadap seseorang terdekat yang lebih dulu meninggal dunia.
Tujuan ziarah tidak lain untuk mendoakan, keluarga, kerabat atau para ulama yang berpulang ke
rahmatullah agar diterima segala amal ibadahnya. Selain itu, ajaran Islam tentang berziarah kubur ke makam dimaksudkan agar orang-orang yang masih bernapas mengingat kematian.
Baca Juga: Masjid Raya Al Jabbar Digadang-gadang Jadi Ikon TermegahAgar ketika menjalankan kehidupan, diharapkan tetap taat akan perintah dan larangan Allah SWT. Sehingga tidak terlena pada kehidupan dunia yang fana.
Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW pernah bersabda tentang anjuran ziarah kubur bagi umat Islam.
قَالَ رَسُوْلُ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ : نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ اْلقُبُوْرِ فَزُوْرُوْهَا
Artinya:
Rasulullah SAW bersabda: Dahulu aku telah melarang kalian berziarah ke kubur. Namun sekarang, berziarahlah kalian ke sana karena itu mengingatkan tentang kematian. (HR. Muslim)
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ
وَسَلَّمْ : اِسْتَأْذَنْتُ رَبِّيْ أَنْ أَسْتَغْفِر لأُمِّيْ ، فَلَمْ يَأذَنْ لِيْ ، وَاسْتأذَنْتُهُ أنْ أَزُوْرَ قَبْرَهَا فَأذِنَ لِيْ
Artinya:
Dari Abu Hurairah r.a berkata, Rasulullah SAW bersabda: Aku meminta izin kepada Allah untuk memintakan ampunan bagi ibuku, tetapi Allah tidak mengizinkan. Kemudian aku meminta izin kepada Allah untuk berziarah ke makam ibuku, lalu Allah mengizinkanku.إِنَّ رَبَّكَ يَأْمُرُكَ أَنْ تَأْتِيَ أَهْلَ الْبَقِيْعِ فَتَسْتَغْفِرُ لَهُمْ
Artinya:
Tuhanmu memerintahkan mu agar mendatangi ahli kubur baqi’ agar engkau memintakan ampunan buat mereka.
Baca Juga: Masjid Al-Hakim, Ubah Citra Taman Menteng Jadi Lebih BaikDi Indonesia, ziarah makam sudah menjadi tradisi bagi umat Islam. Bahkan sebagian orang biasanya rela mengunjungi makam di daerah tertentu, walau merogoh kocek cukup dalam. Meski saat ini masa pandemi virus Corona (Covid-19) serba pembatasan mobilitas masyarakat.
Informasi dihimpun, ada sejumlah makam ulama di Indonesia yang berlokasi di area kompleks masjid sering dikunjungi di tengah pandemi Covid-19. Biasanya peziarah sengaja datang sekaligus berwisata.
Berikut rangkuman Langit7, tiga makam di kompleks masjid di Indonesia yang sering dikunjungi peziarah:Baca Juga: Masjid Miftahul Jannah Raih Ragam Penghargaan di DMI Award1. Makam di Masjid Agung Demak![3 Makam Raja dan Ulama di Kompleks Masjid Paling Sering Dikunjungi]()
Masjid Agung Demak salah satu masjid tertua di Indonesia. Masjid tersebut masuk dalam daftar cagar budaya Indonesia ini berada di Kampung Kauman, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Masjid ini dipercayai pernah menjadi tempat berkumpulnya para Wali Songo yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Pendiri masjid ini diperkirakan adalah Raden Patah, raja pertama dari Kesultanan Demak sekitar abad ke-15 Masehi.
Di area kompleks Masjid Agung Demak, terdapat beberapa makam raja-raja Kesultanan Demak termasuk di antaranya Sultan Parah dan para abdinya. Di kompleks ini juga terdapat Museum Masjid Agung Demak, yang berisi berbagai hal mengenai riwayat Masjid Agung Demak.
Baca Juga: Masjid Sunda Kelapa Fasilitasi Kantin untuk Pedagang Kaki LimaKabarnya masjid ini tak pernah sepi dari pengunjung meski di tengah pandemi. Bahkan sejumlah warga yang berasal dari daerah lain rela berkunjung ke masjid ini. Tujuannya untuk ziarah ke makam raja-raja Kesultanan Demak.
Hanya saja setiap pengunjung di makam ini terlebih dahulu diarahkan ke tempat wudhu Masjid Agung untuk mencuci tangan, serta diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan.
2. Makam di Masjid Keramat Luar Batang![3 Makam Raja dan Ulama di Kompleks Masjid Paling Sering Dikunjungi]()
Destinasi kubur selanjutnya adalah Makam Habib Husein bin Abubakar bin Abdillah Alaydrus atau lebih akrab dikenal Habib Husein.
Makam Habib Husein berada di area kompleks Masjid Jami Keramat Luar Batang, kawasan penjaringan, Sunda Kelapa, Jakarta Utara (Jakut).
Habib Husein yang dikenal seorang Arab Hadramaut hijrah ke tanah Jawa melalui Pelabuhan Sunda Kelapa pada tahun 1736. Silsilahnya dikatakan tersambung kepada Nabi Muhammad SAW. Makam Habib Husein salah satu destinasi kubur yang sering dikunjungi oleh peziarah. Makam tokoh penentang Kolonial Belanda di Sunda Kelapa ini tak pernah sepi pengunjung meski di masa pandemi. Hanya saja setiap pengunjung diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan ekstra ketat.
Baca Juga: Jangan Telat, Ini Pahala Datang Shalat Jumat di Awal Waktu3. Makam di Masjid Agung Banten![3 Makam Raja dan Ulama di Kompleks Masjid Paling Sering Dikunjungi]()
Masjid Agung Banten adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang penuh dengan nilai sejarah. Hampir setiap hari, masjid ini ramai dikunjungi para peziarah yang datang dari berbagai daerah. Selain berziarah, pengunjung Masjid sekaligus berwisata, mengingat Masjid Agung Banten atau Banten Lama merupakan situs sisa kejayaan Kerajaan Banten. Di kompleks area Masjid, terdapat banyak situs peninggalan dari Kerajaan Banten, antaranya, Istana Surosoan, Situs Istana Kaibon, Benteng Spellwijk, dan lainnya.
Pada kompleks Masjid Agung Banten, terdapat kompleks makam Sultan-sultan Banten beserta keluarganya. Karena itu, Banten Lama dikenal sebagai salah satu destinasi ziarah kubur paling sering dikunjungi. Di masa pandemi obyek destinasi ini tetap dibuka dan ramai dikunjungi. Hanya saja, pengunjung diwajibkan taat tentang protokol kesehatan.
Baca Juga:
Kadin DKI Wacanakan Masjid sebagai Tempat Muamalah Umat
Berbeda dengan Holywings, Masjid Jogokariyan Ajarkan Cara Muliakan Rasulullah
7 Masjid Tertua di Indonesia, Saksi Sejarah Islam di Nusantara
(asf)