LANGIT7.ID, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin)
DKI Jakarta ingin menjadikan masjid sebagai tempat muamalah umat. Fungsi
tempat ibadah itu bisa jadi
pusat perekonomian.
Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Ahmad Sarbini mengatakan, wacana itu diangkat agar para UMKM tidak hanya menjadi penonton di tengar peluang yang ada. Terlebih bagi UMKM yang telah mendapatkan jaringan cukup luas.
"Jadi masjid tidak hanya untuk ibadah, tapi membangun ekonomi umat. Juga menjadi hub untuk sembako warga setempat," kata dia dalam Webinar Optimalisasi Peluang Bisnis UMKM Pascacovid, Rabu (29/6/2022).
Baca Juga: Delapan Artis Ini Bangun Masjid, Ada yang Bikin Tiga SekaligusPihaknya mengaku tengah merencakan wacana itu. Sehingga nantinya akan didukung dengan membuat supply chain komunitas.
Di mana komunitas ini akan menjual barang yang sifatnya diperuntukkan bagi komunitas setempat. Di antaranya seperti air mineral, tabung gas, dan lainnya.
"Jadi kita mengoptimalkan titik masjid dan mushola di DKI yang dikelola masyarakat setempat untuk diberdayakan," katanya.
Selain itu, pihaknya juga akan menghidupkan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Nantinya bisa digunakan untuk lahan menanam warga sehingga lebih produktif
"DKI punya 200-300 RPTRA yang bisa dioptimalkan untuk menanam sesuatu, dan disesuaikan dengan lokasinya. Supply chain ini nanti kita buat penjualan yang terintegrasi dan melibatkan masyarakat setempat pula, termasuk ulama dan masjid," katanya.
Dia menambahkan, Kadin DKI siap membuka peluang ini. Pihaknya siap menjalin kerja sama dengan MUI DKI untuk memberdayakan tanah fasum untuk kepentingan ekonomi bersama.
(bal)