Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 28 Mei 2026
home masjid detail berita

7 Masjid Tertua di Indonesia, Saksi Sejarah Islam di Nusantara

Jaja Suhana Ahad, 26 Juni 2022 - 12:05 WIB
7 Masjid Tertua di Indonesia, Saksi Sejarah Islam di Nusantara
Masjid Agung Demak merupakan saksi berdirinya kerajaan Islam pertama di Nusantara bernama Kesultanan Demak yang dipimpin oleh Raden Patah (abad 15). Foto: istimewa.
LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid selain jadi tempat ibadah umumnya juga memiliki nilai sejarah dibalik pendiriannya. Tak heran masjid-majid tersebut selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat muslim.

Berikut Langit7 merangkum lima masjid tertua di Indonesia yang miliki nilai sejarah kuat.

1. Masjid Baiturrahman Aceh

Bila mengunjungi Aceh tidak lengkap rasanya jika belum mengunjungi masjid Baiturrahman Aceh. Masjid itu sudah berdiri cukup lama dan menandai awal penyebaran Islam di Indonesia. Didirikan tahun 1292 Masehi atau 691 Hijriah oleh Sultan Alaidin Mahmud 1, Raja Kesultanan Aceh waktu itu.

Baca Juga: Masjid An Nur Dili, Saksi Bisu Penghormatan Masyarakat Timor Leste ke Umat Islam

Pada saat musibah tsunami dahsyat Desember 2004 silam masjid Baiturrahman jadi satu-satunya bangunan yang selamat dari terjangan tsunami. Hal itu sebagai bukti Maha Kuasanya Allah SWT.

2. Masjid Agung Demak

Masjid Agung Demak jadi salah satu tujuan wisata religi masyarakat Indonesia. Peziarah wali Songo biasanya mampir untuk shalat atau beristirahat di masjid ini.

Masjid Agung Demak disebut sebagai masjid tertua di pulau Jawa yang didirikan oleh Sunan Kalijaga 1420 Masehi. Masjid Agung Demak merupakan saksi berdirinya kerajaan Islam pertama di Nusantara bernama Kesultanan Demak yang dipimpin oleh Raden Patah (abad 15).

3. Masjid Ampel Surabaya

Selain di Demak pusat penyebaran Islam pertama juga datang dari Surabaya. Masjid Ampel dibangun oleh Sunan Ampel pada 1421 Masehi.

Baca Juga: Masjid Kobe, Masjid Tertua di Jepang yang Selamat dari Perang Dunia II

Masjid Ampel jadi salah satu saksi sejarah penyebaran Islam di Indonesia oleh Wali Songo. Sunan Ampel menyebarkan Islam ke Indonesia salah satunya dengan media masjid.

4. Masjid Sekayu Semarang

Masjid ini didirikan oleh seorang ulama asal Cirebon, Kiai Khamal pada tahun 1413 Masehi. Namun saat ini Masjid Sekayu berubah namanya menjadi masjid Taqwa yang terletak di kampung Sekayu, Semarang.

Konon dulunya masjid itu didirikan menggunakan kayu jati unggulan dari Surakarta, Wonogiri, dan Unggaran. Kayu jati tersebut juga digunakan untuk membangun masjid Demak.

5. Masjid Wapaume Ambon

Masjid tua Wapaume sudah berdiri sejak tujuh abad lalu. Didirikan pada 1414 Masehi dan masih kokoh hingga kini.

Masjid itu jadi bukti sejarah penyebaran Islam di pulau Maluku. Juga jadi pusat kekuatan muslim Indonesia yang tengah melawan penjajahan Belanda saat itu.

6. Masjid Sultan Suriansyah

Masjid itu didirikan pada 1526 Masehi oleh Sultan Suriansyah. Ia merupakan raja pertama yang memeluk agama Islam di Kalimantan Selatan.

Sebelum memeluk Islam, nama Sultan Suriansyah awalnya Pangeran Samudera. Ia merupakan cucu dari Maharaja Sukamara penguasa kerjaan negara Daha. Yakni kerajaan bercorak Hindu sebelum lahirnya Kesultanan Banjar.

7. Masjid Menara Kudus

Masjid itu berlokasi di Desa Kauman Kecamatan Kota, Kudus Jawa Tengah. Masjid itu dibangun pada 1549 oleh Sunan Kudus.

Menara masjid itu dibangun mirip, seperti candi. Menara tersebut jadi unik lantaran penggabungan budaya Islam dan Hindu di Indonesia. Karena Hindu jadi salah satu agama yang dianut masyarakat Nusantara sebelum datangnya Islam.

Baca Juga: Tafsir Al Maidah Ayat 27: Allah Hanya Terima Kurban Orang yang Bertakwa

Baca Juga:
Innalillahi, Ulama Besar Turki Syekh Mahmud Effendi Wafat


(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 28 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)