Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 11 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Efek Minuman Energi bagi Kesehatan Jantung, Dokter: Bisa Jadi Bom Waktu

esti setiyowati Selasa, 30 September 2025 - 18:31 WIB
Efek Minuman Energi bagi Kesehatan Jantung, Dokter: Bisa Jadi Bom Waktu
Ilustrasi minuman energi. Foto: Pexels/Renan Mandelo Oliveira.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Minuman berenergi seringkali jadi pilihan saat tubuh mengalami kelelahan. Banyak orang beranggapan dengan mengonsumsi minuman energi dapat mengembalikan stamina tubuh.

Namun, tahukah Sahabat bila terlalu sering mengonsumsi minuman energi dapat menimbulkan efek negatif, terutama bagi kesehatan jantung?

Baca juga: Perlukah Minuman Energi Dikonsumsi saat Olahraga

Dosen Fakultas Kedokteran IPB University, dr Christy Efiyanti, SpPD, FINASIM, mengatakan mengonsumsi minuman energi secara berlebihan bisa menjadi “bom waktu” bagi kesehatan jantung, khususnya pada anak muda.

Ia mengatakan, kasus gagal jantung akibat konsumsi minuman energi telah dilaporkan di berbagai negara, termasuk Indonesia, seiring tren penggunaan minuman energi untuk menunjang stamina kerja maupun aktivitas.

“Salah satu kasus, pasien berusia 21 tahun mengalami gagal jantung setelah rutin mengonsumsi empat kaleng minuman energi setiap hari," terang dr Christy seperti dikutip dari laman IPB University, Selasa (30/9/2025).

Christy menjelaskan bahwa kandungan kafein dalam jumlah besar dapat memicu gangguan irama jantung yang berujung pada gagal jantung jika tidak segera ditangani.

"Risiko ini bisa menimpa siapa saja, sehingga perlu ada peringatan yang jelas pada label minuman energi tentang potensi bahaya bagi jantung bila dikonsumsi berlebihan," tambahnya.

Baca juga: Wajib Tahu, Ini Dampak Negatif Minuman Energi bagi Tubuh

Lebih jauh, dr Christy mengingatkan bahwa kombinasi kebiasaan buruk anak muda seperti bergadang, konsumsi makanan cepat saji, merokok atau vape, serta jarang berolahraga semakin meningkatkan risiko gangguan jantung.

“Olahraga rutin adalah kunci yang sering dianggap klise, padahal justru itulah penyelamat hidup. Dengan berolahraga, kita bisa menjaga fungsi jantung sekaligus mencegah sarkopenia dan osteoporosis di usia tua,” tegasnya.

Christy mengatakan untuk menjaga kualitas hidup bisa dimulai dari hal-hal sederhana namun konsisten, seperti pola makan sehat, olahraga rutin, cukup minum air putih, menghindari gaya hidup sedentari, menjauhi obesitas, serta tidak merokok.

“Tidak ada tawar-menawar untuk hidup sehat. Itu investasi seumur hidup agar jantung tetap prima, hati tetap sehat, dan tubuh terbebas dari risiko penyakit kronis,” pungkas dr Christy.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 11 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)