LANGIT7.ID-Jakarta; PT Bank Muamalat Indonesia Tbk kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendukung pendidikan Islam di tanah air melalui rangkaian Synergy Roadshow 2025 region Sulampua (Sulawesi, Maluku, dan Papua). Dalam acara yang digelar di Makassar, Kamis (2/10), Bank Muamalat memberikan dukungan produk dan layanan perbankan syariah kepada Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar serta Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (UMI). Dukungan itu berupa layanan virtual account dan tabungan untuk Unismuh, serta virtual account dan co-branding kartu ATM untuk Yayasan Wakaf UMI.
Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, menekankan bahwa kolaborasi dengan dunia pendidikan merupakan bagian dari ikhtiar untuk mewujudkan maqashid syariah. “Pendidikan adalah investasi besar untuk membentuk bangsa yang bermartabat dan mulia di masa depan,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (3/10/2025).
Dia menambahkan, sinergi ini lebih dari sekadar hubungan bisnis karena Bank Muamalat memiliki ekosistem lengkap, mulai dari Muamalat Institute, DPLK Syariah Muamalat, hingga Baitulmaal Muamalat (BMM).
Rektor Unismuh Makassar, Abd Rakhim Nanda, menyambut positif kerja sama ini. “Kolaborasi kita mendukung pendidikan Islam insya Allah melahirkan manfaat yang berkelanjutan. Unismuh percaya, ilmu, teknologi, dan ukhuwah menjadi sarana untuk memajukan peradaban menuju masyarakat yang sejahtera,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Masrurah Mokhtar, menilai sinergi ini sejalan dengan semangat pelopor dan inovator. “Semoga semangat jiwa pelopor dan inovator membuat sinergi kita semakin erat dan produktif ke depan. Yayasan Wakaf UMI telah membuktikan, selama ikhtiar ditujukan untuk kemajuan dan kemuliaan masyarakat, hasilnya insya Allah membawa keberkahan,” ungkapnya.
Synergy Roadshow 2025 sendiri merupakan kerja sama Bank Muamalat dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk memperkuat kinerja di tujuh region Bank Muamalat. Makassar menjadi lokasi terakhir setelah sebelumnya digelar di Jakarta, Medan, Semarang, dan Surabaya. Forum ini juga menjadi ruang bagi manajemen untuk menyampaikan strategi bisnis serta membangun optimisme insan Muamalat di daerah.
Salah satu bahasan penting dalam pertemuan tersebut adalah capaian kinerja semester pertama 2025. Bank Muamalat melaporkan pertumbuhan positif pada pembiayaan konsumer yang mencapai Rp3,4 triliun, didorong oleh produk unggulan seperti Prohajj Plus, multiguna, KPR iB Hijrah, dan Solusi Emas Hijrah. Per 30 Juni 2025, total pembiayaan Bank Muamalat mencapai Rp17,5 triliun, dengan dana pihak ketiga (DPK) Rp44,8 triliun, total aset Rp60,6 triliun, serta laba sebelum pajak Rp10,8 miliar.
Imam menegaskan bahwa transformasi bisnis Bank Muamalat sudah berada di jalur yang tepat. “Insya Allah transformasi bisnis yang sedang kami lakukan sudah berada pada jalur yang tepat. Kami bertekad menumbuhkan bisnis secara sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menekankan penguatan maqashid syariah dalam setiap aktivitas perbankan, mulai dari meningkatkan iman, menjaga keselamatan jiwa dan lingkungan, hingga memperkuat kesejahteraan umat.
Sebagai penutup, Imam memperkenalkan visi baru Bank Muamalat sebagai kompas ke depan. “Itulah sebabnya kami juga meneguhkan visi baru ‘Menjadi Jalan Hijrah Menuju Berkah’. Visi ini merupakan kompas penuntun Bank Muamalat mencapai maqashid syariah, kembali ke khittah,” pungkasnya.
(lam)