LANGIT7.ID-, - Pelatih Manchester City,
Pep Guardiola menyampaikan kekecewaannya pada pemimpin dunia yang dinilainya abai atas
krisis kemanusiaan yang terjadi di Gaza, Palestina.
Kritik tajam tersebut disampaikan Guardiola dalam konferensi pers jelang
pertandingan amal Catalunya melawan Palestine XI.
Dalam pernyataannya, Guardiola menyebut dunia telah meninggalkan Palestina sendirian. "Dunia telah meninggalkan Palestina sendirian. Kita sama sekali tidak melakukan apa pun," kata Pep, dikutip dari Tribuna, Rabu (19/11/2025).
Baca juga: Afrika Selatan Kecam Israel Gunakan "Kelaparan" sebagai Senjata di Gaza"Mereka tidak bersalah karena lahir di sana. Kita semua telah membiarkan mereka [Israel] menghancurkan seluruh bangsa. Kerusakan sudah terjadi dan tidak dapat diperbaiki," lanjutnya.
Eks pelatih Barcelona dan
Bayern Munchen ini menyampaikan keheranannya dengan pihak yang masih membela pembantaian di Gaza.
"Saya tidak bisa membayangkan seseorang di dunia ini yang bisa membela
pembantaian di Gaza. Anak-anak kita bisa berada di sana dan dibunuh hanya karena lahir di sana,"
"Saya sangat tidak percaya pada para pemimpin. Mereka melakukan apa pun untuk tetap berkuasa," tambah Pep.
Soal pertandingan amal antara Catalunya dan Palestina, Pep menyebutnya sebagai ajang pembuktian bahwa masih ada simpati untuk Gaza.
"Pertandingan Catalunya vs Palestina lebih dari sekadar simbolis. Saat ini semuanya sudah diketahui dan dengan pertandingan ini, warga Palestina akan melihat ada bagian dunia yang memikirkan mereka," katanya.
Baca juga: Film Farha Tayang di Netflix, Dipuji Palestina Dikecam Israel"Simbolisme membantu meningkatkan kesadaran, tetapi di baliknya harus ada sesuatu yang menggerakkan. Selalu ada alasan untuk berdemonstrasi, dalam hal ini adalah pertandingan sepak bola. Ini simbolis, tapi lebih baik jika warga Palestina bisa berpikir bahwa untuk sementara kami ada di sana dan stadion ini membawa kegembiraan," tandas Pep.
Sebelumnya, Palestina juga menggelar laga amal melawan Basque di San Mames. Pertandingan tersebut ditonton lebih dari 50 ribu orang sebagai bagian dari solidaritas untuk Gaza.
(est)