LANGIT7.ID–Jakarta; Presiden Prabowo Subianto menegaskan rencana besar pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi dan menghadirkan guru-guru terbaik, termasuk pengajar asing, ke seluruh sekolah di Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari program digitalisasi pembelajaran yang sedang dipercepat.
Prabowo menyebut bahwa setiap sekolah di Indonesia akan mendapatkan akses pembelajaran langsung dari tenaga pendidik terbaik melalui sistem siaran terpusat. “Kita akan siarkan pelajaran-pelajaran dari guru-guru yang terbaik di Indonesia. Kalau perlu kita datangkan dari luar negeri juga,” ujarnya dalam pidato peringatan Hari Guru Nasional 2025, disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (28/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa berbagai bahasa internasional akan diajarkan oleh penutur asli agar siswa Indonesia memiliki kemampuan bersaing secara global. “Jadi semua sekolah di pelosok manapun, bisa belajar bahasa Inggris dari guru asli dari Inggris. Bahasa Mandarin, guru asli Mandarin, bahasa Perancis, bahasa Jerman, bahasa Korea, bahasa Jepang. Bahasa Portugis, kita ajarkan di semua sekolah kita,” tegasnya.
Baca juga: Prabowo Akui Beratnya Pemberantasan Korupsi: Saya Tidak Punya Tongkat Nabi MusaPrabowo menargetkan lulusan sekolah Indonesia mampu bekerja di berbagai negara dan berkompetisi di tingkat global. “Supaya nanti anak-anak kita begitu lulus, dia bisa bekerja dimanapun di bumi ini… dia bisa bersaing dengan siapapun,” katanya.
Program ini terintegrasi dengan distribusi layar interaktif yang sedang dikirim ke ratusan ribu sekolah di seluruh Indonesia. Prabowo juga menekankan bahwa peningkatan kompetensi guru harus berfokus pada penguasaan ilmu, bukan hanya mengejar gelar. “Tapi yang penting jangan hanya kejar gelar, tapi benar-benar ilmunya, pengetahuannya itu yang harus dikuasai,” ujarnya.
Presiden menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang telah merintis pelatihan bagi para guru. “Pelatihan-pelatihan, terima kasih yang sudah dirintis oleh Kementerian Dick Jasmine,” tuturnya.
(lam)