LANGIT7.ID, Jakarta - - Hari Ahad atau weekend merupakan waktu yang paling tepat untuk berkumpul bersama keluarga, memanfaatkan waktu dengan mengunjungi tempat-tempat yang dapat merelaksasi pikiran dan tubuh, dan menjajaki berbagai kuliner khas yang belum pernah dicicipi sebelumnya. Bagi sebagian orang, waktu ini juga disebut dengan istilah 'family time'.
Kegiatan family time meskipun sederhana, tapi bisa membuat hubungan sekeluarga menjadi lebih dekat dan hangat. Sebab, kunci hubungan keluarga yang harmonis adalah komunikasi yang baik. Di antara manfaat family time untuk keluarga bagi orang tua, yaitu menjalin keharmonisan, melepas penat dari aktivitas sehari-hari, dan momen untuk menunjukkan hal baik pada anak.
Sedangkan bagi anak-anak, yaitu dapat membuat mereka merasa dicintai dan diperhatikan orang tua, menjadi tempat untuk mengutarakan perasaan, dan meningkatkan kemampuan bersosialisasi. Di antara kegiatan yang biasa diisi oleh kebanyakan orang untuk family time adalah dengan makan bersama, baik di rumah ataupun di luar rumah sembari refreshing.
Baca juga:
Momen Bahagia, Baim Wong Adzani Anak KeduanyaNamun seringkali apakah karena lupa atau terbiasa, tanpa disadari kita makan atau minum tidak menggunakan tangan kanan. Padahal, Rasulullah dalam beberapa hadits begitu keras memberikan perhatian agar setiap kita makan dengan menggunakan tangan kanannya. Berikut anjuran dari Rasulullah untuk makan dengan tangan kanan:
إذا أَكَلَ أحدُكُم فليأكلْ بيمينِهِ . وإذا شرِبَ فليشربْ بيمينِهِ . فإنَّ الشَّيطانَ يأكلُ بشمالِهِ ويشربُ بشمالِهِ
Dar Ibnu Umar radiallahu anhu, sesungguhnya Rasulullah Saw bersabda, “jika seseorang dari kalian makan maka makanlah dengan tangan kanannya dan jika minum maka minumlah dengan tangan kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya” (HR. Muslim nomor 2020).
Hadits di atas menggunakan kata perintah كُل بِيَمِينِكَ (makanlah dengan tangan kananmu) yang menggunakan fiil amr dan menunjukkan kepada perintah, فليأكلْ بيمينِهِ (makanlah dengan tangan kanannya). Dan hukum asal dari perintah adalah wajib.
Baca juga:
Rekomendasi Film Sejarah Nabi Muhammad, Cocok untuk Hiburan Akhir Pekan di Bulan MaulidSelain itu, dari Umar bin Ibnu Salamah radiallahu anhu, berkata: Aku pernah tinggal di rumah Rasulullah SAW (dibawah asuhannya), maka tanganku menjulur ke dalam pinggan/nampan (berisi makanan), Rasul bersabda kepadaku: “Hai anak! Sebutlah nama Allah (baca basmalah) dan makanlah dengan tangan kananmu serta makanlah dari apa yang dekat kepadamu”. (HR. Muslim)
Dan juga hadits dari Salamah bin al-Akwa radiallahu ahu, sesungguhnya seorang laki-laki makan dekat Rasulullah SAW dengan tangan kirinya, Rasul bersabda: “Makanlah dengan tangan kananmu, ia menjawab: Aku tidak bisa. Rasul bersabda: Tidak! kamu bukan tidak bisa tetapi kamu sombong. Salamah bin Akwa berkata: Maka orang itu tidak mengangkat tangan kanannya ke mulutnya”. (H.R. Muslim)
Dari beberapa keterangan di atas menunjukan bahwa Nabi begitu keras memerintah makan dengan tangan kanan, bahkan ada sebagian para ulama yang menyimpulkan bahwa makan dengan tangan kanan hukumnya wajib, bukan saja makan nasi tetapi juga makanan ringan. Semoga hadits-hadits di atas menjadi pengingat kembali agar kita membiasakan makan dan minum dengan menggunakan tangan kanan, sehingga timbullah keberkahan dari apa yang kita makan. Insya Allah.
Baca juga:
Bacaan Doa Keluar Rumah dan Jalan-Jalan Berlibur Akhir Pekan(asf)