LANGIT7.ID-Kembalinya Zheng Qinwen ke dunia tenis telah dikonfirmasi. Petenis China tersebut akan kembali beraksi dengan ambil bagian dalam pertandingan ekshibisi jelang Australian Open.
Pada 13 Januari mendatang—lima hari sebelum Australian Open dimulai—Zheng dan Elena Rybakina akan bentrok dalam sebuah laga ekshibisi di Rod Laver Arena.
Bagi Zheng, ini akan menjadi pertandingan pertamanya sejak ia harus retired melawan Linda Noskova di Beijing pada akhir September lalu. Di penghujung musim panas, peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 ini menjalani operasi siku kanannya. Ketika mantan petenis peringkat 4 dunia itu kembali tampil di Beijing, ia memenangkan laga pertamanya, namun terpaksa mengundurkan diri di babak berikutnya. Ia kemudian memutuskan untuk mengakhiri musim 2025-nya lebih awal dan menangani masalah siku tersebut lebih lanjut.
Seminggu lalu, terungkap bahwa Zheng merupakan satu-satunya pemain top-30 yang tidak mendaftar di turnamen apa pun sebelum Australian Open. Meski begitu, petenis berusia 23 tahun ini tetap akan mendapatkan pemanasan sebelum memulai perjuangannya di Melbourne Park.
Apa yang Baru Saja Dikatakan Zheng tentang Pemulihannya?Keputusan bintang tenis China ini untuk tidak bermain di turnamen WTA mana pun pada dua minggu pertama 2026 seharusnya tidak mengejutkan. Ia sebelumnya telah memberikan sinyal akan memberi dirinya lebih banyak waktu untuk pulih sepenuhnya.
“Saya perlu memperpanjang periode pemulihan… dan hanya akan melanjutkan latihan bermain intensif setelah saya benar-benar pulih,” kata peraih emas Olimpiade Paris 2024 itu kepada Vogue China bulan lalu.
Pertemuan antara Zheng dan Rybakina nanti akan menjadi pertemuan keempat mereka. Petenis asal Kazakhstan itu memenangkan pertandingan mereka di Wimbledon 2022 dan Beijing 2023, namun Zheng keluar sebagai pemenang ketika mereka bentrok di Final WTA 2024.
“Opening Week tahun 2026 akan menjadi yang paling ambisius sejauh ini. Para penggemar dapat menyaksikan pemain-pemain terbaik dunia dalam pertarungan yang sangat dinantikan, disandingkan dengan ketegangan 1 Point Slam, menawarkan tenis kelas dunia dengan nilai yang luar biasa,” ujar Direktur Turnamen Australian Open, Craig Tiley.(*/saf/tennisworldusa)
(lam)