LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Presiden Prabowo Subianto mengajukan tiga nama sebagai kandidat pengganti
Juda Agung, yang telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Salah satunya,
Thomas Djiwandono.
Hal tersebut dibenarkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dalam keterangan pers di Komplek Istana Kepresidenan, Senin (19/1/2026).
Ia mengatakan, benar adanya Presiden Prabowo Subianto juga telah mengirimkan surat presiden (Surpres) kepada DPR RI untuk mengisi posisi Deputi Gubernur BI, menggantikan Juda Agung.
"Itu bermulai dari adanya surat pengunduran diri dari salah satu Deputi Gubernur. Namanya atas nama pak Juda (Juda Agung)," kata Prasetyo Hadi.
Baca juga: BI Konfirmasi Juda Agung Mengundurkan Diri dari Jabatan Deputi GubernurSelanjutnya, Prasetyo menjelaskan bahwa saat ini Presiden juga sudah mengirimkan Surpres kepada DPR RI untuk melakukan uji kompetensi untuk mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Terdapat tiga nama yang diusulkan dan salah satunya yakni
Thomas Djiwandono. Saat ini Thomas menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Ia juga diketahui merupakan keponakan dari Prabowo Subianto.
"Ada beberapa nama yang dikirimkan salah satunya memang betul ada nama yang kita usulkan adalah pak Wamenkeu atas nama pak Tommy (Thomas Djiwandono)," kata Prasetyo.
"Tiga nama yang diusulkan. Siapa saja, nanti aku cek ya, tidak hafal semua satu-satu," tambahnya.
Sedikit mengenai Thomas Djiwandono. Ia lahir di Jakarta pada 7 Mei 1972 dan merupakan anak pertama dari pasangan Soedradjad Djiwandono dan Biantiningsih Miderawati. Bianti merupakan kakak kandung Prabowo Subianto.
Sementara itu, Soedradjad Djiwandono merupakan mantan Gubernur Bank Indonesia di era Presiden Soeharto.
(lsi)