Thomas Djiwandono terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Publik pun mempertanyakan soal independensi dirinya, mengingat Ia diketahui sebagai anggota Partai Gerindra dan bahkan menjabat bendahara umum partai tersebut.
Thomas Aquinas Djiwandono terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031. Bahkan ia mengantongi suara dari seluruh fraksi di Komisi XI DPR RI pada 26 Januari 2026 melalui musyawarah mufakat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tidak tahu pasti mengenai isu tukar guling atau tukar jabatan antara Juda Agung dan Thomas Djiwandono. Ia mengaku, hanya mendengar bocoran saja tapi tidak bisa memastikan.
Nama Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, telah diajukan ke DPR oleh Presiden Prabowo, sebagai salah satu kandidat Deputi Gubernur BI. Sebelum menjabat Wamen, Ia sempat berkarier sebagai jurnalis, analis keuangan, serta Deputi CEO Arsari Group. Ini profil singkatnya.
Presiden Prabowo Subianto mengajukan tiga nama sebagai kandidat pengganti Juda Agung yang telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Salah satunya, Thomas Djiwandono.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung mengundurkan diri dari jabatannya. Pihak Bank Indonesia (BI) mengkonfirmasi hal ini dan mengatakan, Juda Agung mengundurkan diri sejak 13 Januari 2026.