LANGIT7.ID-, Jakarta - - Nama Wakil Menteri Keuangan
Thomas Djiwandono, telah diajukan ke DPR oleh
Presiden Prabowo Subianto, sebagai satu dari tiga kandidat
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Sebelum menjabat sebagai Wamen, Thomas sempat meniti karier sebagai jurnalis, analis keuangan serta Deputi CEO Arsari Group. Ini profil singkatnya.
Pemilik nama asli Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono itu lahir pada 7 Mei 1972. Ia yang biasa disapa Tommy itu adalah seorang politikus, sejarawan, dan ekonom yang menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra sejak tahun 2014.
Silsilah keluarga, Thomas merupakan keponakan dari Presiden Prabowo. Ia merupakan anak pertama dari pasangan Soedradjad Djiwandono dan Biantiningsih Miderawati. Bianti merupakan kakak kandung Prabowo Subianto.
Baca juga: BI Konfirmasi Juda Agung Mengundurkan Diri dari Jabatan Deputi GubernurJabatan tinggi di Bank Indonesia bukan hal baru di keluarga besar Thomas. Sebab sang ayah, Soedradjad Djiwandono merupakan mantan Gubernur Bank Indonesia di era Presiden Soeharto.
Pendidikan dan KarierThomas menyelesaikan Sarjana Studi Sejarah (B.A. History) di Haverford College, Amerika Serikat tahun 1994. Pada 2003, ia meraih gelar M.A. di bidang Hubungan Internasional dan Ekonomi Internasional dari Johns Hopkins University, Amerika Serikat.
Ia mengawali karier sebagai wartawan magang di majalah Tempo tahun 1993. Kemudian tahun 1994, ia bergabung dengan Indonesia Business Weekly sebagai jurnalis.
Sejak 1996 hingga 1999, Thomas meneruskan karier sebagai analis keuangan di NatWest Market, Jakarta dan selanjutnya, berkarier sebagai konsultan di Castle Asia periode 1999-2000.
Langkah selanjutnya, Thomas bergabung dengan Comexindo Internasional pada 2004, dan menduduki posisi sebagai Direktur Pengembangan Bisnis hingga tahun 2008. Dia juga pernah menduduki posisi sebagai Deputi CEO pada periode 2008-2009, dan CEO pada 2010–2024.
Jabatan sebagai Deputi CEO Arsari Group pada 2011 hingga 2024 pun pernah dirasakan Thomas.
Di dunia politik, Thomas bergabung dengan Partai Politik Gerindra dan sejak sejak 2008, ia mengemban tugas sebagai Bendahara Umum partai tersebut.
Kariernya melaju pasti, Thomas pun ditunjuk sebagai Wakil Menteri Keuangan di Kabinet Indonesia Maju pada tanggal 18 Juli 2024 dan kemudian dilantik berdasarkan Keputusan Presiden No. 45/M Tahun 2024, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Baca juga: Prabowo Ajukan Thomas Djiwandono sebagai Kandidat Deputi Gubernur BIKala itu Thomas menjadi Wakil Menteri Keuangan II menjabat bersama Suahasil Nazara, mendampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Lalu pada Kabinet Merah Putih masa pemerintahan Prabowo, Thomas terpilih kembali menjadi Wakil Menteri Keuangan, dan dilantik pada tanggal 21 Oktober 2024 oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kandidat Deputi Gubernur BINama Thomas sebagai salah satu kandidat Deputi Gubernur BI mencuat setelah sebelumnya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengkonfirmasi terkait pengunduran diri Juda Agung dari jabatannya. Lalu Mensesneg pun mengatakan bahwa Presiden telah mengajukan tiga nama sebagai pengganti Juda Agung.
"Ada beberapa nama yang dikirimkan salah satunya memang betul ada nama yang kita usulkan adalah pak Wamenkeu atas nama pak Tommy (Thomas Djiwandono)," kata Prasetyo.
"Tiga nama yang diusulkan. Siapa saja, nanti aku cek ya, tidak hafal semua satu-satu," tambahnya.
(lsi)