LANGIT7.ID-, Yogyakarta - - Media internasional,
Al Jazeera menyoroti aksi
Masjid Jogokariyan di Yogyakarta yang mendistribusikan 3.800
makanan gratis untuk berbuka puasa bagi masyarakat umum setiap harinya.
Menurut Al Jazeera, program penyediaan
takjil Masjid Jogokariyan memiliki konsep yang unik, di mana makanan yang disajikan tidak terbatas hanya bagi mereka yang membutuhkan.
Baca juga: Masjid Jogokariyan Bina Jemaah Jadi Muzakki, Dana Ziswaf Capai MiliaranSalah satu pengunjung, Najwa Pramugari, mengungkapkan kekagumannya terhadap kualitas hidangan yang disajikan.
"Saya berharap mereka bisa terus meningkatkan stok makanannya. Kami benar-benar bersemangat di sini, dan semua makanannya terasa sangat enak," ujarnya, seperti dilansir dari Al Jazeera, Jumat (27/2/2026).
Al Jazeera memuji program besar yang sepenuhnya dilakukan dengan semangat
gotong royong. Proses memasak dilakukan secara mandiri oleh para relawan di rumah masing-masing sebelum dibawa ke masjid.
Tak hanya memasak, anggota komunitas lainnya juga bahu-membahu membantu proses distribusi hingga mencuci ribuan piring setiap malam setelah acara usai.
Selain itu, Al Jazeera juga menyoroti pendanaan program yang sebagian besar berasal dari donasi publik. Menariknya, jangkauan donasi kini semakin luas berkat pemanfaatan teknologi.
Baca juga: Masjid Jogokariyan Yogyakarta Sediakan 3.500 Porsi Buka Bersama Gratis Setiap Hari selama Ramadhan 2025"Kami juga menjalankan kampanye melalui media sosial. Sebagian besar donasi justru datang dari orang-orang di luar lingkungan Jogokariyan," kata Ketua Panitia Kampung Ramadan Jogokariyan, Muhammad Falah Akbar.
Dengan transparansi dan promosi online, siapa pun kini bisa berkontribusi, dan siapa pun boleh datang untuk menikmati takjil yang disediakan.
Sebagai informasi, pada Ramadhan 1447 H ini, Masjid Jogokariyan telah menambahkan porsi berbuka dari sebelumnya 3.500 menjadi 3.800 porsi per hari. Muhammad Falah mengatakan, setiap porsi senilai Rp15.000.
(est)