LANGIT7.ID, Seoul - Kedutaan Besar RI di Seoul bekerjasama dengan Museum Multiculture, menggelar pameran bertajuk "When K-Fashion Meets Traditional Fashion". Dalam pameran ini, Paviliun Indonesia menampilkan pakaian pengantin adat Bali.
Kuasa Usaha Ad Interim/KUAI Kedutaan Besar RI di Seoul, Zelda Wulan Kartika, mengatakan pameran tersebut sebagai salah satu upaya mempromosikan pariwisata dan juga seni budaya Indonesia kepada warga Korea Selatan.
"Pesona keindahan budaya Pulau Bali tampak dari busana pengantin yang dipamerkan. Saya berharap setiap pengunjung yang datang dan melihat pameran ini akan semakin tertarik untuk berwisata ke Bali dan objek wisata lainnya di Indonesia," kata Zelda, seperti dikutip Kamis (14/10).
Baca juga:
Pulihkan Pariwisata, Pemkot Makassar Perkuat Sejarah dan BudayaPenyediaan busana pengantin agung dari Puri Denpasar Bali didukung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Bintang Puspayoga. Penyiapan pameran seluruhnya dilakukan melalui pertemuan virtual dengan melibatkan Ibu Agung, seorang pengemban budaya tradisional Bali di kota Denpasar.
Selain itu, pembukaan Anjungan Indonesia diselenggarakan seiring dengan rencana Pemerintah Indonesia membuka kembali pulau Bali untuk kunjungan wisatawan mancanegara, termasuk dari Korea Selatan.
Direktur Museum Multiculture, Mr Yun-Tae Kim, mengakui busana pengantin Bali yang penuh warna dan terkesan sakral ini sangat menarik mata maupun hati setiap pengunjung.
"Paviliun Indonesia sangat istimewa. Saya tidak ragu bahwa mereka yang melihat pameran ini pasti ingin berkunjung ke Bali," ujarnya.
(sof)