Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Trending Tagar SEABlings, Kala Netizen ASEAN Bersatu Serang Cuitan Rasisme Knetz

esti setiyowati Jum'at, 13 Februari 2026 - 11:35 WIB
Trending Tagar SEABlings, Kala Netizen ASEAN Bersatu Serang Cuitan Rasisme Knetz
Trending Tagar SEABlings, Kala Netizen ASEAN Bersatu Serang Rasisme Knetz. Foto: Ist.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Perang antara netizen Korea atau Knetz dengan warganet Indonesia menjadi trending topic di platform X (Twitter) sejak Kamis (12/2/202).

Solidaritas Asia Tenggara menguat setelah netizen Malaysia, Thailand, dan Filipina ikut membela Indonesia dalam perseteruan digital melawan cuitan rasisme KNetz.

Aksi saling balas cuitan bermuatan rasisme dari Knetz memunculkan istilah SEABlings viral di X.

Baca juga: Kolom Ngabuburit Senja: Bangsa-bangsa: Rasisme, Stereotipe, dan Agenda Politik

Sebutan ini menjadi simbol 'persaudaraan' netizen ASEAN yang bersatu memberikan perlawanan pedas terhadap narasi rasis yang menyudutkan Indonesia.

Lantas apa yang memicu perselisihan Knetz vs Netizen +62?

Merangkum dari cuitan di platform X dan Thread, perseteruan antara warganet Korsel dan Asia Tenggara berawal dari konser Day6 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia pada 31 Januari 2026 lalu.

Seorang fansite master asal Korea Selatan kedapatan membawa kamera profesional berlensa panjang ke dalam area pertunjukan.

Padahal, penggunaan alat tersebut dilarang keras oleh penyelenggara demi menjaga hak cipta dan kenyamanan penonton, sebuah aturan yang sebenarnya berlaku umum di konser internasional.

"Day6 lagi konser di malaysia. Lalu ada fansite dari korea yang bawa kamera besar. Aturannya, kalo lagi konser ga boleh bawa kamera yang besar. Tapi si fansite ini ngeyel. Kena tegurlah sama orang malay yang nonton. Fansite ga terima lalu knetz jadi ga terima juga. Awalnya ini gara-gara war fandom aja, lalu jadi ke kpopers lalu naik lagi jadinya ke semua aspek," jelas akun Thread @estiyunho_

Baca juga: Kelompok Muslim di Jerman Alami Rasisme dan Diskriminasi Tiap Hari

Situasi kian memanas saat penonton Malaysia mengabadikan pelanggaran tersebut dan mengunggahnya ke platform X hingga viral di jagat maya.

Permohonan maaf oknum fansite gagal meredam situasi setelah kelompok penggemar Korea Selatan lainnya justru bereaksi agresif terhadap larangan kamera tersebut.

"Perkara awalnya tuh krn pas konser DAY6 di KL, si fansite bawa kamera pro & lensa tele pdhl barang yg dilarang sama promotor konser. Ke foto sama penonton MY. Fansitenya ngamuk, ngancem pake UU ITE. Sempet war kecil, tp akhirnya dia ngetwit minta maaf," tulis akun @kcharenina.

Sentimen anti-Malaysia pun mencuat, termasuk klaim eksklusivitas idol K-pop bagi warga Korea Selatan saja.

Perseteruan di media sosial X ini kemudian berujung pada serangan rasial yang merendahkan fisik dan status ekonomi masyarakat Asia Tenggara.

Cuitan rasis ini meluas hingga menyasar grup vokal asal Indonesia, No Na. Knetz mulai mengejek video klip No Na yang berlatar di tengah sawah.

Baca juga: Tiga Hijaber Inggris Serukan Lawan Rasisme di Dunia Olahraga

"Kami tidak punya uang untuk menyewa set, jadi kami syuting di sawah."

Aksi tersebut memicu reaksi keras dari netizen Indonesia yang segera melancarkan balasan.

Menariknya, solidaritas regional kembali terlihat saat warganet dari Malaysia hingga Thailand turut pasang badan membantu Indonesia menghadapi serangan Knetz tersebut.

Tak berhenti di situ, perang panas yang masih bergulir itu mulai melibatkan warganet China dan India. Hal ini dipicu dari Knetz yang tidak membedakan antara India dan Indonesia.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)