LANGIT7.ID - Berkebun menjadi hobi baru di masyarakat. Terutama sejak pandemi, kebutuhan beraktivitas di rumah menjadi lebih tinggi. Bagi sebagian orang berkebun dapat membantu mengurangi stres. Lagi pula kebun yang tertata apik bisa mempercantik rumah dan tanaman yang dihasilkan bisa bermanfaat.
Bagi yang benar-benar dari nol, jangan ciut hati dan tak perlu bingung hendak mulai dari mana. Coba dulu cari gali informasi sebanyak-banyaknya dan susun daftar terkait luas lahan yang anda miliki, tumbuhan apa yang hendah ditanam. Berikut kami bantu tujuh poin penting untuk para pemula.
1. Pilih Tanaman yang Sesuai dengan Jenis TanahnyaSebelum membeli tanaman, ada baiknya mengenali lebih dulu jenis tanah yang cocok dan disesuaikan dengan letak geografis rumah, terutama jika akan ditanam langsung di tanah rumah tanpa media perantara. Tujuannya agar tanaman bisa tumbuh dengan sehat. Sayang kan, sudah membeli bibit, repot-repot menggarap, ternyata tumbuhan tak cocok dengan jenis tanahnya.
2. Beri Tanaman Cukup RuangSaat memulai bisa membuat tata letak kebun menarik berdasar bermacam, referensi, tapi apa pun itu pegang prinsip :beri tanaman cukup ruang, jangan terlalu banyak dikelilingi oleh jenis tanaman lain agar proses pertumbuhan berlangsung baik.
Jika bibit ditanam terlalu berdekatan, tidak semua akan hidup, jika toh hidup, bisa direpotkan dengan pemupukan dan penyiraman lebih sering. Lagi pula tanaman yang berjejal lebih rentan kena penyakit. Periksa label bibit tanaman berapa jarak ideal yang diperlukan. Jarak ideal juga bertujuan agar tunas yang tumbuh mendapatkan cukup sinar matahari.
3. Perlakukan Tanaman dengan LembutMerawat tanaman berarti merawat makhluk hidup ciptaan Allah SWT untuk itu akukan dengan rasa tanggung jawab besar. Penting untuk memperlakukannya dengan lembut, baik saat akan menanam maupun mencabutnya dari pot atau tanah. Persiapkan juga peralatan yang memudahkan berkebun dan minim mnghasilkan kerusakan pada tanaman.
4. Jangan Lupa LabeliPemula dalam berkebun, bisa mudah lupa dengan apa yang ditanam dan di mana lokasinya. Buatlah label tanaman, bisa dengan stik es krim yang sering dijual grosiran (biasanya bibit yang anda beli sudah disertai label) lalu tulis jenis-jenis tanamannya. Tancapkan di atas tanah di sisi bibit yang anda tanam. Tidak lama kok, cuma butuh beberapa menit. Daripada lupa lalu salah perawatan?
5. Sirami Penuh PerhatianTumbuhan didesain oleh Sang Pencipta hidup diluar untuk menyerap kelembaban dari tanah sehingga tidak perlu pengairan buatan kecuali jika dalam kondisi kekeringan. Sebagai panduan sederhana, masukkan jari ke tanah sekitar tanaman, jika sangat kering itu waktunya disiram. Pengecualian bagi tanaman dalam wadah atau pot dengan tanah terbatas, mereka butuh rutin disiram.
6. Bersegera Berantas GulmaBagi Anda pemula penting untuk memahami sejak dini bahwa gulma adalah musuh terbesar kebun. Pastikan secara teratur mencabut semua gulma hingga akarnya. Jangan tunda! Jika ada benih yang menempel pada gulma, jangan taruh di tumpukan kompos, karena Anda bisa menabur kembali gulma pada saat menyebarkan kompos.
7. Bersenang-senanglahSaat Anda telah memutuskan untuk memulai hal baru, biarkan diri bereksperimen dan terus belajar serta nikmati prosesnya. Jika menyadari telah menanam sesuatu di tempat yang salah, entah karena ketinggian atau warnanya salah, atau karena tidak tumbuh dengan baik, tak perlu khawatir, cukup dipindahkan saja. Sebagian besar tanaman bahkan pohon muda, dapat dicabut dan ditanam kembali.
Jangan takut untuk mencoba.
(arp)