Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 03 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Jual Motor untuk Usaha, Muslim Ini Sukses Jadi Pebudi Daya Ikan Koi

mahmuda attar hussein Jum'at, 15 Oktober 2021 - 13:01 WIB
Jual Motor untuk Usaha, Muslim Ini Sukses Jadi Pebudi Daya Ikan Koi
Ikan koi milik Wanto. Foto: YouTube PecahTelur
Langit7, Tulungagung - Ikan koi seringkali dipelihara kalangan pehobi untuk memperindah halaman rumah. Apalagi berbagai jenis koi memiliki warna kontras yang mencolok, menjadikannya sebagai penghilang stres.

Hal itu yang menjadikan permintaan koi di pasar tidak pernah habis. Sehingga menjadikan prospek bisnis dari ikan koi ini cukup menjanjikan.

Seperti yang lainnya, Wanto juga merupakan kalangan dari pecinta ikan koi. Namun, Wanto memanfaatkan peluang yang cukup menjanjikan dari ikan koi, karena harga dan peminatnya yang cukup tinggi di pasaran.
Jual Motor untuk Usaha, Muslim Ini Sukses Jadi Pebudi Daya Ikan Koi
Dari situ, ia mulai memiliki ide untuk membudi dayakan ikan hias asal Jepang ini. Niat disertai dengan aksinya itu akhirnya mampu membuatnya menjadi pebudi daya koi yang sukses, melalui Satria Koi.

"Satria itu menurut kami adalah simbol dari kekuatan dan keperkasaan. Jadi orang yang memelihara koi ini nanti akan timbul keperkasaan fisik dan mental. Juga punya keperkasaan di hati atau pemikiran, karena begitu memelihara koi kita merasa lebih bersemangat untuk menjalani hidup," ujarnya dikutip dari kanal YouTube PecahTelur.

Baca juga: Abdul Muis, Santri Pengusaha Berpenghasilan Rp250 Juta Per Bulan

Menurutnya, budi daya koi terbilang cukup mudah dan dapat memberikan lembaran rupiah yang menggiurkan. Hingga seiring perkembangannya, Satria Koi mampu memasarkan hasil panennya ke luar kota Tulungagung.

Ikan yang disebut sebagai pembawa keberuntungan itu, ternyata betul-betul membawa keberuntungan bagi Wanto. Keuntungan yang menjanjikan, membuatnya fokus untuk mengembangkan usaha hingga saat ini.

"Waktu masih susah dulu, kami beli bibit koi itu sampai jual sepeda motor. Sampai sekarang itu kalau dilihat dari sudut pandang bisnis, hasilnya koi ini sebenarnya sangat potensi untuk memberi peluang dan hasil yang bagus," katanya.

Dari hasil penjualan motornya itu, Wanto mengenang mendapatkan uang Rp6 juta yang ia belikan bibit sebanyak 3.000 ekor koi.

Dari jumlah 3.000 ekor itu, lanjut Wanto, ia secara rutin menyortir untuk memilah bibit koi yang unggul. Sehingga, setiap bulannya ia mengeluarkan sejumlah koi dengan kualitas di bawah rata-rata.

"Jadi yang paling tidak bagus kami jual-belikan setiap bulan yang hasilnya itu kami gunakan membeli pakan untuk koi sortiran grade A. Yang bagus ini nanti hasilnya per ekor bisa Rp1-3 juta," jelasnya.

Dengan strategi itu, dalam kurun waktu 10 bulan, Wanto sudah mampu mendapatkan lebih dari modal yang ia keluarkan. Dengan harga minimal koi grade A Rp1 juta, ia mengaku mendapatkan Rp800 juta dalam 10 bulan.
Jual Motor untuk Usaha, Muslim Ini Sukses Jadi Pebudi Daya Ikan Koi
Faktor sukses Satria Koi, kata dia, terletak pada keyakinannya untuk bisa sukses. Selain itu, dengan perawatan koinya yang maksimal, juga menjadikannya mampu mengembangkan Satria Koi dengan baik pula.

"Yang perlu digarisbawahi, usaha koi ini bisa berhasil karena menciptakan pasar kiri. Artinya, tidak dititipkan teman, karena kalau kita titip jual nanti harga jualnya bisa kena potongan harga," kata dia.

Baca juga: Sempat Terjerumus ke Dunia Hitam, Belajar Agama hingga Sukses Bisnis Penatu

Menurutnya, dalam menjalankan budi daya koi ini, para pelakunya tidak boleh berputus asa. Pasalnya, kesuksesan Satria Koi saat ini pun bukan tanpa hambatan dalam perkembangannya.

Wanto menyebutkan, ia juga masih seeing mendapati ikan koinya yang tiba-tiba mengalami kematian. Biasanya, kata dia, setiap satu ikan koi mati, akan disusul oleh beberapa ekor lainnya.

"Untuk pemula jangan putus asa, karena kita bisa maju dan mendapatkan ilmu banyak itu dari sandungan tersebut. Kalau kita berhenti di proses awal ini nanti uang kita ga akan kembali. Itulah sebabnya kenapa kita harus terus pelihara sampai menemukan rumus tersendiri," jelasnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 03 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)