Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 26 Mei 2026
home masjid detail berita

Shalat Iduladha 2026: Niat, Bacaan, dan Urutan Lengkap yang Wajib Diketahui

esti setiyowati Selasa, 26 Mei 2026 - 19:13 WIB
Shalat Iduladha 2026: Niat, Bacaan, dan Urutan Lengkap yang Wajib Diketahui
Shalat Iduladha 2026: Niat, Bacaan, dan Urutan Lengkap yang Wajib Diketahui. Foto: Ist.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Umat Islam akan merayakan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah pada Rabu, 27 Mei 2026. Pada hari besar ini, kaum Muslimin disunnahkan melaksanakan shalat Iduladha secara berjamaah sebagai bentuk syiar dan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT.

Shalat Iduladha dapat dilaksanakan di masjid, mushala, lapangan terbuka, maupun tempat lain yang memadai untuk pelaksanaan ibadah bersama. Berbeda dengan shalat fardhu, shalat Iduladha tidak diawali dengan azan dan iqamah.

Baca juga: Panduan Lengkap Shalat Idul Adha: Niat, Bacaan di Antara Takbir hingga Salam

Mengutip penjelasan Ustadz H Mahbib Khoiron dalam tulisannya di NU Online, shalat Iduladha dianjurkan dilaksanakan lebih awal setelah matahari terbit. Waktu pelaksanaan yang lebih pagi bertujuan memberi kesempatan kepada masyarakat untuk segera melaksanakan penyembelihan hewan kurban setelah shalat selesai.

Berikut tata cara shalat Iduladha yang dirangkum dari kitab Fashalatan karya Syekh KHR Asnawi, ulama asal Kudus sekaligus salah satu pendiri Nahdlatul Ulama:

1. Membaca Niat Shalat Iduladha

Shalat Iduladha terdiri dari dua rakaat. Niat dapat disesuaikan apakah dilakukan sebagai imam, makmum, atau sendirian.

Lafal niat:

أُصَلِّيْ سُنَّةً اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَـــالَى

Artinya: “Aku berniat shalat sunnah Iduladha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

Baca juga: 6 Sunah Sebelum Shalat Idul Adha yang Penting Diketahui, Salah Satunya Tidak Makan

2. Takbiratul Ihram

Setelah membaca doa iftitah, jamaah dianjurkan takbir hingga tujuh kali takbir pada rakaat pertama. Di sela-sela takbir, dianjurkan membaca dzikir:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Artinya: “Allah Mahabesar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Mahasuci Allah, baik waktu pagi dan petang.”

3. Membaca Surat Al-Fatihah dan Surat Pendek

Usai takbir tambahan, imam membaca Surat Al-Fatihah yang dilanjutkan dengan membaca Surat Al-A’la. Setelah itu, shalat dilanjutkan seperti biasa dengan ruku, sujud, duduk di antara dua sujud, hingga berdiri untuk rakaat kedua.

4. Takbir Lima Kali pada Rakaat Kedua

Dalam posisi berdiri kembali pada rakaat kedua, takbir lagi sebanyak lima kali seraya mengangkat tangan dan melafalkan “Allâhu Akbar” seperti sebelumnya.

Baca juga: Komunitas Muslim Inggris Akan Gelar Shalat Idul Adha di Wolverhampton Park

Setelah membaca Al-Fatihah, dianjurkan membaca Surat Al-Ghasyiyah sebelum melanjutkan ruku dan sujud hingga salam.

5. Mendengarkan Khutbah Iduladha

Setelah shalat selesai, jamaah dianjurkan tetap berada di tempat untuk menyimak khutbah Iduladha sampai selesai. Khutbah menjadi bagian penting yang berisi nasihat keislaman, makna kurban, hingga ajakan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Karena itu, jamaah sebaiknya tidak langsung bergegas pulang setelah salam, kecuali jika shalat Iduladha dilakukan sendiri di rumah.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 26 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)