Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 06 Mei 2026
home masjid detail berita

Tata Cara Taubat, Sempurnakan dengan Shalat Sunnah 2 Rakaat

fajar adhitya Selasa, 19 Oktober 2021 - 15:25 WIB
Tata Cara Taubat, Sempurnakan dengan Shalat Sunnah 2 Rakaat
Tata cara taubat dan shalat sunnah 2 rakaat. (Foto: iStock).
LANGIT7.ID, Jakarta - Tata cara taubat yang selama ini diketahui yakni dengan memohon ampunan setelah shalat sunnah 2 rakaat. Wujud permohonan maaf ini juga memiliki sejumlah syarat tertentu.

Adapun tata cara taubat yang mesti benar-benar dipahami seorang muslim yakni dengan mengakui dosa dan menyesalinya. Kemudian berkomitmen tidak mengulangi perbuatan tersebut. Lalu meninggalkan segala jenis kemasiatan serta menggantinya dengan amal-amal sholeh.

Allah subahanahu wata ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا

"Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuha (taubat yang semurni-murninya)". (QS At Tahrim: 8)

Sementara shalat taubat merupakan upaya untuk menyempurnakan permohonan maaf seorang hamba kepada Rabb-Nya, sebagaimana hadist Rasulullah:

"Apabila ada orang yang melakukan suatu perbuatan dosa, kemudian dia berwudhu dengan sempurna, lalu dia mendirikan shalat dua rakaat, dan selanjutnya dia beristigfar memohon ampun kepada Allah, maka Allah pasti mengampuninya." (HR Ahmad, Abu Daud, Turmudzi).

Berikut tata cara shalat taubat:

1. Berwudhu sebagaimana hendak shalat
2. Shalat dua rakaat, tata caranya sama dengan shalat pada umumnya
3. Tidak ada bacaan khusus ketika shalat
4. Berusaha khusyuk untuk mengharapkan ampunan Allah
5. Beristighfar kepada Allah

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 06 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)