LANGIT7.ID-Jakarta; Laga pembuka Piala Dunia 2026 tak hanya menjadi panggung kemenangan Timnas Meksiko atas Afrika Selatan. Di tengah gemuruh puluhan ribu suporter yang memadati Stadion Mexico City, perhatian publik justru tertuju pada satu sosok muda bernama Gilberto Mora.
Saat pertandingan memasuki babak kedua, pelatih Meksiko memberi kesempatan kepada Mora untuk masuk sebagai pemain pengganti. Momen itu langsung tercatat dalam sejarah.
Pada usia 17 tahun 240 hari, Mora resmi menjadi pemain termuda yang tampil di Piala Dunia 2026. Bukan hanya itu, gelandang serang berbakat tersebut juga memecahkan rekor sebagai pemain Meksiko termuda yang pernah bermain di ajang Piala Dunia.
Rekor yang sebelumnya dipegang Manuel “El Chaquetas” Rosas sejak Piala Dunia 1930 akhirnya tumbang setelah bertahan hampir satu abad.
Kemunculan Mora menjadi salah satu cerita paling menarik pada hari pertama turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Di saat para penggemar menantikan aksi bintang-bintang mapan, publik justru mulai membicarakan remaja yang bahkan belum genap berusia 18 tahun.
Baca juga: Raul Jimenez Akhirnya Pecah Telur di Piala Dunia, Meksiko Bungkam Afrika Selatan yang Dihujani Tiga Kartu MerahNama Gilberto Mora memang bukan sosok asing bagi pencinta sepak bola Meksiko. Pemain kelahiran Tuxtla Gutiérrez, Chiapas, pada 14 Oktober 2008 itu sudah mencuri perhatian sejak menjalani debut profesional bersama Club Tijuana pada Agustus 2024 ketika usianya baru 15 tahun 10 bulan.
Tak lama setelah debut, Mora mencatatkan diri sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Liga MX. Perkembangannya terus melesat hingga musim ini ia berhasil menyumbang enam gol dan menjadi salah satu pemain penting di lini serang Tijuana. Data ini dilansir dari Opta Analyst.
Karier internasionalnya pun berkembang sangat cepat.
(Gilberto Mora. Dok: X/Twitter)
Baca juga: Meksiko Unggul 1-0 atas Afrika Selatan di Babak Pertama Piala Dunia 2026, Gol Quinones Berawal dari Blunder FatalMora menjalani debut bersama tim senior Meksiko pada Juni 2025 ketika masih berusia 16 tahun. Setahun kemudian, ia sudah berdiri di panggung Piala Dunia sebagai salah satu talenta yang paling banyak dibicarakan.
Prestasinya semakin lengkap setelah ikut membawa Meksiko menjuarai Gold Cup 2025. Saat mengangkat trofi tersebut, Mora bahkan tercatat sebagai salah satu pemain termuda yang pernah memenangkan gelar internasional senior.
Penampilan Mora juga dikabarkan menarik perhatian sejumlah klub elite Eropa. Beberapa laporan media menyebut Real Madrid, Barcelona, Manchester City, dan AC Milan termasuk klub yang memantau perkembangan gelandang muda tersebut.
Meski demikian, Club Tijuana berhasil mengamankan aset berharganya dengan memperpanjang kontrak Mora hingga 2029 dan memberikan nomor punggung 10 yang identik dengan pemain kreatif serta ikon tim.
Di atas lapangan, Mora dikenal memiliki kemampuan menggiring bola yang berani, visi bermain yang matang, serta ketenangan yang jarang dimiliki pemain seusianya. Tak sedikit pengamat yang mulai menyebutnya sebagai salah satu calon bintang besar yang lahir dari Piala Dunia 2026.
Turnamen ini memang baru memasuki hari pertama. Namun bagi Gilberto Mora, panggung terbesar sepak bola dunia sudah memberikan kesempatan untuk memperkenalkan namanya kepada jutaan pasang mata.
Dan jika perkembangannya terus berlanjut, laga pembuka Piala Dunia 2026 bisa jadi akan dikenang sebagai awal kemunculan bintang baru sepak bola Meksiko.
(lam)