LANGIT7.ID-, Jakarta - - Pengangkatan sejumlah
komisaris di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali memicu perhatian publik. Nama-nama dari politisi, relawan pemenangan
pemilu presiden, hingga figur publik dari
industri hiburan, ditunjuk untuk menduduki posisi komisaris di sejumlah perusahaan pelat merah.
Fenomena tersebut memantik beragam tanggapan di media sosial. Warganet mempertanyakan sejauh mana kompetensi, rekam jejak profesional, dan penerapan prinsip meritokrasi menjadi pertimbangan dalam proses penunjukan pejabat di lingkungan BUMN.
Baca juga: Muhammad Nasir Resmi Jadi Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026-2030Perdebatan kian mengemuka setelah beredar unggahan yang memuat daftar nama komisaris BUMN di berbagai platform media sosial. Berikut deretan komisaris BUMN yang mendapat sorotan publik:
1. Grace Natalie – Komisaris MIND ID (Mining Industry Indonesia) atau Holding Industri Pertambangan IndonesiaPolitikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi ditunjuk sebagai Komisaris BUMN di Mining Industry Indonesia (MIND ID) pada Selasa, 11 Juni 2024. Sosok
Grace Natalie diketahui pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.
2. Fauzi Baadilla – Komisaris Independen PT Pos Indonesia (Persero)Penunjukan Fauzi Baadilla sebagai Komisaris Independen PT Pos Indonesia menarik perhatian publik. Pasalnya, selama ini ia lebih dikenal sebagai aktor dan figur publik di dunia hiburan sebelum dipercaya mengemban jabatan di perusahaan pelat merah tersebut.
3. Ginka Febriyanti Ginting – Komisaris PT Pertamina RetailGinka Febriyanti Ginting resmi ditunjuk sebagai Komisaris PT Pertamina Retail yang diumumkan pada Kamis, 25 Juni 2026. Perempuan yang pernah disebut sebagai koordinator demo bayaran ini juga aktif di organisasi BISON Indonesia yang pernah dikaitkan dengan relawan pendukung Prabowo-Gibran serta dukungan politik di Pilgub Banten 2024.
Baca juga: RUPST BSI Tunjuk KH Cholil Nafis dan Sigit Pramono sebagai Komisaris4. Isra Daming Pramulya – Komisaris PT Brantas Abipraya (Persero)PT Brantas Abipraya (Persero) melantik Isra D. Pramulya sebagai Komisaris. Pengangkatan lulusan Ilmu Politik Universitas Hassanudin itu menjadi sorotan karena latar belakangnya yang aktif di pengurusan Partai Gerindra.
Diketahui, Isra menjabat sebagai Sekretaris DPD Sulawesi Barat. Isra juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Kampanye Daerah Prabowo-Gibran pada pilpres lalu.
5. Siti Zahra Aghnia – Komisaris Independen PT Pertamina Patra NiagaSiti Zahra Aghnia resmi menjabat sebagai Komisaris Independen Pertamina Patra Niaga setelah pengangkatannya ditetapkan pada 1 Februari 2024. Ia merupakan istri dari Arief Rosyid Hasan, Komandan TKN Fanta dalam tim pemenangan Prabowo–Gibran pada Pilpres 2024.
6. Prabu Revolusi – Komisaris Independen PT Kilang Pertamina Internasional (KPI)Prabunindya Revta Revolusi atau Prabu Revolusi ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Kilang Pertamina Internasional (KPI). Sebelum menduduki jabatan tersebut, Prabu dikenal sebagai Deputi Komunikasi 360 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo–Mahfud Md pada Pilpres 2024.
Dalam perjalanan kontestasi politik, ia kemudian menyatakan dukungannya kepada pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka.
7. Felicitas Tallulembang – Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia (BSI) TbkFelicitas Tallulembang resmi menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) setelah ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 17 Mei 2024.
Baca juga: Tegas! MK Larang Wakil Menteri Jadi Komisaris, Diminta Konsentrasi Urus KementerianSelain aktif sebagai kader Partai Gerindra, Felicitas juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2014–2019. Ia dilantik melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) pada 3 Oktober 2017 untuk menggantikan Andi Nawir Pasinringi yang wafat pada 3 Agustus 2017.
8. Mufli Ananda - Komisaris PT Krakatau PoscoAsisten Raffi Ahmad, Mufli Ananda resmi ditunjuk sebagai Komisaris PT Krakatau Posco. Dalam susunan perusahaan, posisi Komisaris Utama ditempati Brigjen TNI Bambang Sudono Sastroprawiro, sementara jabatan Presiden Direktur masih dipegang Kim Young-Joong.
Mufli Ananda diketahui sebagai lulusan Diploma III (D3) Politeknik Bunda Kandung dengan jurusan Teknik Listrik.
Setelah lulus, Mufli sempat mengambil Program Studi Teknik Industri di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) namun tidak selesai.
9. Taufik Hidayat - Komisaris PT PLN EPI Eks pebulutangkis Taufik Hidayat ditetapkan sebagai Komisaris PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) pada 9 Juli 2025. Selain itu, menantu Agum Gumelar itu juga masih menjabat sebagai Wamen Pemuda dan Olahraga.
Di peta perpolitikan, Taufik sempat memulai kariernya dengan bergabung menjadi kader Partai Demokrat. Namun, tak bertahan lama. Ia kemudian maju sebagai caleg DPR Dapil Jabar II dari Fraksi Partai Gerindra, hanya saja gagal lolos ke Senayan.
10. Yovie Widianto - PT Pupuk Indonesia (Persero) Musisi Yovie Widianto juga juga menghebohkan publik usai ditunjuk sebagai Komisaris PT Pupuk Indonesia (Persero). Diketahui, Yovie Widianto saat ini juga menjabat sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Kreatif Kabinet Merah Putih.
(est)