Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 23 April 2026
home global news detail berita

Ingat, Mulai Besok Calon Penumpang Pesawat Wajib PCR

Garry Talentedo Kesawa Sabtu, 23 Oktober 2021 - 18:20 WIB
Ingat, Mulai Besok Calon Penumpang Pesawat Wajib PCR
Penumpang pesawat wajib pakai PCR. (foto: istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Satuan Tugas Covid-19 menerapkan syarat keterangan negatif tes PCR bagi pelaku perjalanan yang menggunakan moda pesawat terbang di Jawa dan Bali. Wajib tes PCR ini sudah mulai diberlakukan Minggu (24/10) besok.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan penggunaan hasil tes PCR memiliki akurasi yang lebih tinggi daripada rapid tes antigen.

"Surat keterangan hasil negatif tes PCR itu yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam," ujar Wiko Adisamito dikutip Sabtu (23/10).

Baca juga: Ganjil Genap Jakarta Diperluas hingga ke Tempat Wisata

Wiku mengemukakan, pengetatan metode pengujian menjadi tes PCR itu karena saat ini sudah tidak diterapkannya pembatas jarak antar tempat duduk (seat distancing) dengan kapasitas penuh.

Penerapan itu, lanjut dia, sebagai bagian dari uji coba pelonggaran mobilitas demi pemulihan ekonomi di tengah kondisi kasus yang cukup terkendali.

"PCR sebagai metode testing good standar dan lebih sensitif daripada rapid antigen dalam menjaring kasus positif," katanya.

Wiku juga menyampaikan, pelaku perjalanan udara di Pulau Jawa-Bali serta daerah PPKM level 3 dan 4 itu juga diwajibkan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi dosis pertama.

Penggunaan tes PCR bagi pengguna moda pesawat terbang sempat mendapat penolakan dari sejumlah anggota dewan.

Anggota Komisi IX DPR Nur Nadlifah, mengatakan aturan tes PCR itu aneh. Pasalnya setelah vaksinasi, ternyata masyarakat masih dibebani dengan tes PCR untuk bepergian.

“Publik jadi berpikir, ah percuma vaksinasi, wong masih wajib tes PCR,” katanya, Kamis (20/10).

Selain itu menurut Nadlifah, kebijakan itu menimbulkan spekulasi macam-macam di masyarakat, bahwa jangan-jangan di baliknya ada motif bisnis.

Senada disampaikan anggota DPR dari Komisi V Neng Eem Marhamah Zulfah. Menurutnya kewajiban tes PCR meski sudah vaksinasi ini bisa dipersepsikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap bisnis penyelenggara tes PCR.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 23 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)