Langit7, Jakarta - Indonesia menargetkan diri untuk menjadi negara sebagai pusat industri halal dan kiblar fesyen dunia.
Hal itu dikatakan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi dalam
Trade Expo Indonesia - Digital Edition (TEI-DE) 2021. Menurutnya, Indonesia memiliki kekuatan dan potensi besar untuk menjadi pusat hal dunia.
Upaya itu dilakukan melalui
Halal Trade Forum secara hibrida pada Jumat 22 Oktober 2021 lalu. Ke depan, pihaknya juga bakal menggelar
Embracing Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) pada 18 November 2021 mendatang di Aquatik Stadium Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta.
“
Halal Trade Forum dan Embracing JMFW yang digelar pada TEI-DE 2021 ini menjadi pembeda dari gelaran TEI yang berlangsung pada tahun sebelumnya. Dalam TEI-DE 2021 ini kita punya dua pesan yang ingin diwujudkan, yaitu Indonesia sebagai pusat industri halal dunia dan Jakarta menjadi kiblat industri fesyen Islam dunia," ujar Lutfi dikutip dari keterangan resminya, Minggu (24/10).
Baca juga: Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Maruf, Sektor Energi Belum MenggembirakanKedua hal itu, lanjut dia, akan dimulai lada tahun ini. Pasalnya, pasar produk halal dunia sangat menjanjikan.
Apalagi, muslim dunia yang diperkirakan membelanjakan lebih dari USD2 triliun di sektor makanan, farmasi, kosmetik, fesyen, serta rekreasi. Hal itulah yang akan dimanfaatkan oleh Indonesia karena berpeluang baik.
“Saat ini, nilai ekspor produk halal Indonesia diperkirakan baru mencapai USD6 miliar atau peringkat ke-21 dunia. Sedangkan untuk ekspor fesyen muslim diperkirakan sebesar USD4,1 miliar atau peringkat ke-13 dunia,” jelasnya.
Baca juga: Maruf Amin Minta Pesantren Ambil Peran dalam Perekonomian NasionalUntuk itu, pihaknya menjalin kerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia melalui BNI Xpora guna meningkatkan daya saing produk halal Indonesia di pasar global.
Sedangkan, pada
Embracing JMFW akan diselenggarakan peragaan busana, temu wicara, dan
showcase mini di bidang fesyen, termasuk kosmetika halal. Di acara itu juga akan menampilkan hasil karya desainer muslim Indonesia dan internasional serta produk kosmetika halal.
“Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan Indonesia akan semakin bersaing di pasar global dengan melalui produk halal dan fesyen muslimnya. Sehingga, bukan hanya menjadi jagoan di pasar lokal, tapi juga di pasar regional dan global,” tambahnya.
(zul)