LANGIT7.ID-Ohio; Petenis cantik, Elena Rybakina mengalahkan Diana Shnaider dengan skor 6-4, 6-4 pada Rabu lalu di Cincinnati Open. Kemenangan ini sekaligus mengubah keunggulan peringkat performa lapangan keras.
Pertandingan berlangsung selama 1 jam 26 menit, dengan Rybakina mengamankan kemenangan straight-set lainnya atas lawan yang berada di 15 besar dunia.
Hasil ini juga menyusul kemenangan Rybakina 6-3, 6-4 atas Shnaider di lapangan tanah liat pada bulan April. Dalam dua pertemuan mereka musim ini, pemain peringkat No. 2 dunia itu tidak pernah kehilangan satu set pun, meskipun skor di Cincinnati lebih ketat dibanding pertemuan sebelumnya.
Rybakina memasuki pertandingan dengan rekor 30-10 dalam 40 laga terakhirnya dan telah memenangkan 9 dari 10 pertandingan sebelumnya. Performa terbarunya di lapangan keras mencakup kemenangan atas Coco Gauff, Naomi Osaka, dan Liudmila Samsonova, yang diikuti kekalahan dari Iga Swiatek di final turnamen sebelumnya.
Shnaider juga menunjukkan performa kuat di lapangan keras, dengan catatan 7-3 dalam 10 pertandingan terakhir dan tiba di Cincinnati setelah mengalahkan Tatjana Maria serta Maja Chwalinska. Rekor 22-18 dalam 40 laga terakhirnya mencerminkan musim yang kompetitif, tetapi konsistensi Rybakina melawan lawan-lawan elit terbukti menjadi penentu.
Si cantik Rybakina kini melaju ke perempat final Cincinnati dengan momentum dan keunggulan statistik yang jelas, sementara perjalanan Shnaider berakhir meskipun ia mencatat kemenangan penting atas Jessica Pegula dan Anna Kalinskaya belum lama ini.
Kostyuk Bangkit Kalahkan Andreeva ke Perempat Final CincinnatiMarta Kostyuk secara konsisten mencapai pencapaian baru di tahun 2026, dan Rabu kemarin tidak terkecuali. Unggulan No. 10 ini bangkit dari ketertinggalan satu set untuk mengalahkan unggulan No. 5 Mirra Andreeva dengan skor 4-6, 6-0, 6-2 dalam waktu 1 jam 33 menit untuk mencapai perempat final Cincinnati untuk pertama kalinya. Kegembiraan Andreeva yang sukses mengalahkan petenis Indonesia Janice Tjen di babak ketiga, ternyata hanya berlangsung singkat.
Kemenangan ini merupakan kemenangan kedelapan Kostyuk atas pemain Top 10 musim ini, menyamai Elena Rybakina dan Elina Svitolina sebagai pemimpin di WTA Tour Driven by Mercedes-Benz. Ia juga memperbaiki rekor pertemuan menjadi 3-1 atas Andreeva.
"Kami ingin menjadi lebih baik... dan beberapa hal memang butuh waktu," ujar Kostyuk kepada wartawan. "Butuh waktu selama ini bagi saya untuk mencapai posisi saya sekarang. Tapi saya fokus pada proses dan saya terus menjadi lebih baik. Jadi saya tidak terlalu fokus pada hasil atau peringkat atau apa pun. Saya hanya berusaha konsisten dalam kerja sehari-hari."
Beginilah cara dia membalikkan keadaan dalam pertandingan ini.
Mengandalkan pukulan forehand: Kostyuk memulai dengan lambat, kehilangan servis di game pertama dan tidak pernah pulih sepenuhnya dari break awal. Namun di akhir set, ia menemukan pukulan forehand-nya — pukulan yang memicu kebangkitannya.
Mulai dari kedudukan 4-3 di set pertama, forehand-nya mendominasi permainan. Dari 25 winner yang ia catat, lebih dari setengahnya berasal dari sisi forehand, ditambah dengan tujuh ace.
Enam dari winner forehand tersebut terjadi di set kedua yang dominan, di mana ia menyapu bersih enam game, menghasilkan bagel pertama di antara keempat pertemuan kedua pemain.
Keunggulan Kostyuk pada poin-poin krusial: Setelah break di awal pertandingan, Kostyuk hanya menghadapi dua break point lagi sepanjang sisa pertandingan. Yang kedua terjadi saat pemain Ukraina itu memimpin 3-1 di set penentuan, beberapa saat setelah melakukan break dan setelah memenangkan 9 dari 10 game sebelumnya.
Berusaha mengamankan keunggulan yang dominan, ia tiba-tiba memasukkan dua bola ke net dan mengirimkan forehand keluar, memberikan Andreeva break point. Namun pertahanan selama 16 pukulan memaksa lawannya melakukan kesalahan dan membawanya ke deuce.
Kostyuk kemudian mencetak dua ace berturut-turut untuk mempertahankan servis dan unggul 4-1.
Tanda seru pada kemenangan penting: Saat servis untuk tetap bertahan di pertandingan, Andreeva memulai dengan baik. Ia mencetak winner forehand untuk 15-0 dan dengan cepat unggul 40-0.
Keunggulan Kostyuk pada poin-poin krusial: Setelah break di awal pertandingan, Kostyuk hanya menghadapi dua break point lagi sepanjang sisa pertandingan. Yang kedua terjadi saat pemain Ukraina itu memimpin 3-1 di set penentuan, beberapa saat setelah melakukan break dan setelah memenangkan 9 dari 10 game sebelumnya.
Berusaha mengamankan keunggulan yang dominan, ia tiba-tiba memasukkan dua bola ke net dan mengirimkan forehand keluar, memberikan Andreeva break point. Namun pertahanan selama 16 pukulan memaksa lawannya melakukan kesalahan dan membawanya ke deuce.
Kostyuk kemudian mencetak dua ace berturut-turut untuk mempertahankan servis dan unggul 4-1.
Tanda seru pada kemenangan penting: Saat servis untuk tetap bertahan di pertandingan, Andreeva memulai dengan baik. Ia mencetak winner forehand untuk 15-0 dan dengan cepat unggul 40-0.(*/saf/tennistemple/wtatour)
(lam)