LANGIT7.ID, Jakarta - Pondok Pesantren Darunnajah Ulujami Jakarta menjadi pelopor vaksinasi massal santri. Vaksinasi massal itu yang digelar pada Kamis (15/7/2021) itu sudah masuk gelombang kedua. Pihak pondok bekerjasama dengan Satgas Covid-19 Kecamatan Pesanggarahan, Jakarta Selatan untuk menyukseskan acara tersebut.
Pimpinan Darunnajah Jakarta, KH Sofwan Manaf, menilai program vaksinasi massal tersebut merupakan pilihan terbaik bagi pondok. Dia menyebutkan, banyak wali santri yang menginginkan pendidikan di pondok pesantren berjalan dengan normal. Hanya saja ada kekhawatiran terjangkit wabah corona.
Pada masa pandemi Covid-19, Darunnajah menunda kedatangan sebagian santri karena ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak 3 Juli 2021. Untuk mewujudkan pesantrren seha pada masa pandemi, Darunnajah meminta santri yang masih di daerah masing-masing untuk vaksin mandiri agar bisa segera kembali ke pondok.
Dalam kegiatan vaksinasi itu, Darunnajah memberikan vaksin kepada para tenaga pengajar, karyawan dan administratur Pesantren Darunnajah Pusat dan Cabang. Hingga saat ini, sebanyak 895 administratur dan karyawan telah divaksin. Sementara, santri putra dan putri mencapai 230 orang.
Angka tersebut disinyalir terus bertambah seiring kebijakan Darunnajah yang mewajibkan vaksin kepada seluruh pengurus pondok. Vaksinasi massal itu merupakan upaya pihak pondok untuk menciptakan lingkungan pesantren yang sehat pada masa pandemi corona sekaligus memutus rantai penyebaran virus.
Camat Kecamatan Pesanggrahan, Muh. Fajar Churniawan, mengapresiasi kegiatan tersebut. Dia menyebut Darunnajah menjadi pelopor dan bisa menjadi contoh pesantren lain untuk menciptakan lingkungan sehat di dalam pondok.
"Pesantren Darunnajah mempelopori, barangkali ini yang pertama di Pesanggrahan. Menjadikan sentra vaksin untuk akselarasi vaksin, biar herd immunity dikalangan pesantren ini bisa berjalan dengan baik. Dan tentunya generasi kita bisa belajar lebih baik, mendapatkan kenyamanan dalam menimba ilmu," kata dia dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (15/7/2021).
(asf)