Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 10 Oktober 2026
home global news detail berita

Kalimantan Timur Juara Umum MTQ Nasional 2026, Jakarta Tuan Rumah 2027

ahmad zuhdi Ahad, 20 September 2026 - 10:30 WIB
Kalimantan Timur Juara Umum MTQ Nasional 2026, Jakarta Tuan Rumah 2027
Menag menegaskan, berakhirnya MTQ bukan akhir dari upaya membumikan Al-Quran. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID, Jakarta; - Kalimantan Timur ditetapkan sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Kafilah Kalimantan Timur meraih 288 poin, disusul Jawa Tengah dengan 208 poin dan DKI Jakarta 129 poin. Penetapan juara umum diumumkan pada penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (19/9/2026).

Pada kesempatan tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga menyampaikan bahwa estafet penyelenggaraan MTQ Nasional berikutnya akan berlanjut ke Jakarta pada 2027. “Piala bergilir kembali ke Kalimantan Timur. Sampai jumpa di MTQ berikutnya di Jakarta,” ujar Menag.

Menag menegaskan, berakhirnya MTQ bukan akhir dari upaya membumikan Al-Qur’an. Justru setelah kompetisi selesai, nilai-nilai Al-Qur’an harus semakin hadir dalam kehidupan nyata.

“Malam ini musabaqah berakhir. Para juara telah ditetapkan dan mereka akan kembali ke daerah masing-masing. Namun, tugas kita untuk membumikan Al-Qur’an justru dimulai setelah kemeriahan ini,” tuturnya.

Penutupan MTQ Nasional XXXI dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.

Hadir pula Ketua Umum LPTQ Nasional Abu Rokhmad, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Kakanwil Kemenag Jawa Tengah Saiful Mujab, para kepala daerah, pejabat Kementerian Agama, alim ulama, Dewan Hakim, serta kafilah dari seluruh Indonesia.

Empat Arah Pengembangan MTQ

Menag kemudian menyampaikan empat arah pengembangan MTQ ke depan. Pertama, MTQ perlu berkembang dari sekadar perlombaan menjadi ekosistem pembelajaran dan peradaban Al-Qur’an. Pembinaan qari-qariah, hafiz-hafizah, mufasir, penulis, dan kaligrafer harus berlangsung secara terencana dan berkelanjutan, tidak berhenti setelah kompetisi selesai.

Kedua, MTQ harus semakin inklusif. Pengembangan cabang bagi penyandang disabilitas perlu diikuti perluasan akses terhadap tenaga pengajar. "Begitu juga dengan metode pembelajaran, dan fasilitas keagamaan yang ramah disabilitas," tegas Menag.

Ketiga, generasi Qurani perlu menguasai perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), tanpa kehilangan integritas dan kompas moral. "Teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperluas pendidikan, dakwah, dan akses pengetahuan, dengan tetap mewaspadai disinformasi, manipulasi, penyalahgunaan data, dan ujaran kebencian di ruang digital," tuturnya.

Keempat, MTQ harus menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Menag mengatakan penyelenggaraan MTQ menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, perdagangan, UMKM, dan industri kreatif. Berdasarkan perhitungan Pemprov Jawa Tengah dan BPS yang disampaikan dalam penutupan, perputaran ekonomi selama MTQ diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun.

“Ini menunjukkan bahwa syiar Al-Qur’an berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi rakyat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Menag.

Menag pun menyampaikan apresiasi kepada Jawa Tengah dan Kota Semarang serta seluruh pihak yang telah menyukseskan MTQ Nasional XXXI. Kepada seluruh kafilah, ia berpesan agar semangat Al-Qur’an yang tumbuh selama MTQ dibawa pulang ke daerah masing-masing.

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 10 Oktober 2026
Imsak
04:08
Shubuh
04:18
Dhuhur
11:43
Ashar
14:44
Maghrib
17:49
Isya
18:58
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan