Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 23 September 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Fasli Jalal Harap PKBM Rangkul Anak Putus Sekolah hingga Pekerja Anak

ahmad zuhdi Selasa, 22 September 2026 - 20:39 WIB
Fasli Jalal Harap PKBM Rangkul Anak Putus Sekolah hingga Pekerja Anak
Fasli Jalal Harap PKBM Rangkul Anak Putus Sekolah hingga Pekerja Anak. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID, Jakarta; - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) atau pendidikan nonformal terus mengukuhkan perannya sebagai jalur alternatif fleksibel dan berkeadilan bagi anak-anak yang belum beruntung dalam sistem pendidikan formal.

PKBM kini secara terbuka merangkul anak-anak putus sekolah, korban perundungan (bullying), anak-anak dari keluarga kurang mampu, hingga mereka yang terpaksa bekerja di usia dini. Selaras dengan itu, PKBM Pelindo Prestasi berkesempatan menerima kehadiran Wakil Menteri Pendidikan (2010-2011) Fasli Jalal, Selasa (22/9/2026).

Menurut dia, dalam mendidik anak PKBM didorong pendekatan pembelajaran yang tidak kaku, kontekstual, dan berorientasi hands-on (praktek langsung), PKBM dinilai menjadi wadah yang paling cocok untuk mengakomodasi kebutuhan unik para peserta didiknya. Pembelajaran berdurasi fleksibel serta penyesuaian dengan minat individual siswa menjadi keunggulan utama dalam sistem nonformal ini.

"Dorong Pemanfaatan Teknologi dan AIDalam menghadapi perkembangan zaman, investasi pada penguasaan teknologi menjadi kunci utama kemajuan PKBM," jelas dia.

Ia memaparkan, para tutor didorong untuk mengenalkan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), kepada para murid.

Penggunaan AI dinilai mampu membantu siswa menyerap informasi secara lebih efisien dan mandiri sesuai kecepatan belajar masing-masing. Meski demikian, pendampingan dari tutor tetap diperlukan, terutama untuk mengajarkan verifikasi dan validasi informasi agar siswa mampu memilah antara fakta dan data yang tidak akurat.

Selain itu, lanjut Mantan Rektor Universitas Yarsi ini, model pembelajaran di PKBM juga diarahkan menuju integrasi mikro-kredensial dan pengakuan kualifikasi kompetensi (seperti SKKNI). Sistem sertifikasi kompetensi ini memungkinkan lulusan PKBM menyetarakan atau menyambung pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, seperti politeknik atau perguruan tinggi, dengan durasi belajar yang lebih singkat.

Diketahui, Data Anak Tidak Sekolah (ATS) di Indonesia berdasarkan data Susenas BPS yang dicatat oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), terdapat sekitar 2,92 juta hingga 3,96 juta anak usia 7–18 tahun di Indonesia yang tergolong Anak Tidak Sekolah (ATS). Kategori Putus Sekolah (Drop Out): Dari angka tersebut, lebih dari 217.000 anak merupakan kasus murni putus sekolah (drop out) di tengah masa pendidikannya.

Mayoritas kasus anak tidak sekolah terkonsentrasi pada jenjang pendidikan menengah (usia 16–18 tahun atau tingkat SMA/SMK sederajat), yang umumnya terjadi karena keterbatasan ekonomi, keharusan bekerja, maupun masalah sosial di lingkungan sekolah formal.

Wiyanto, Kepala PKBM Pelindo Prestasi mengungkapkan masukan Fasli Jalal sangat penting untuk kemajuan dunia pendidikan di jalur non formal. Namun ijazahnya setara SD-SMA, bahkan lulusanya dapat melanjutkan kuliah atau bekerja.

"Fasli Jalal tokoh Pendidikan, sekaliber dia, mau memberikan masukan yang penting guna kemajuan anak didik kita. Peranan tokoh nasional ini, kita anggap dorongan moral dan spirit demi masa depan anak bangsa," jelasnya.

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 23 September 2026
Imsak
04:17
Shubuh
04:27
Dhuhur
11:49
Ashar
14:58
Maghrib
17:52
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan