Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 25 September 2026
home global news detail berita

Puluhan Delegasi Walk Out Begitu Netanyahu Memulai Pidato di Sidang PBB

lusi mahgriefie Jum'at, 25 September 2026 - 09:00 WIB
Puluhan Delegasi Walk Out Begitu Netanyahu Memulai Pidato di Sidang PBB
Puluhan delegasi walk out saat PM Israel Netanyahu akan memulai pidatonya di Sidang PBB. Sumber: skynews
LANGIT7.ID-, New York - Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diwarnai aksi walk out atau keluar ruangan yang dilakukan puluhan delegasi dari berbagai negara yang hadir di sana. Hal ini terjadi saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan memulai pidatonya.

Menanggapi hal tersebut, Netanyahu menyebut mereka sebagai "pengecut secara moral," seraya meminta siapa pun yang memiliki pandangan serupa untuk keluar sebelum ia mulai berbicara.

Netanyahu dengan tegas membela operasi militer negaranya di Iran, Gaza, dan wilayah lain di Timur Tengah dalam pidatonya di hadapan Majelis Umum PBB.

Setelah puluhan delegasi melakukan aksi walk out sebagai bentuk protes saat ia naik ke podium, Netanyahu bersumpah untuk terus berjuang dan mengatakan, "Kita akan menang. Kita tidak punya pilihan lain."

Menanggapi aksi walk out tersebut, ia berkata, "Jika ada pengecut moral lain yang belum meninggalkan ruangan, silakan lakukan sekarang."

Pemimpin Israel itu juga menepis tuduhan bahwa Israel melakukan genosida di Gaza.

Baca juga: Trump Ultimatum Iran di PBB: Damai atau 'Dimusnahkan'

Beberapa jam sebelum Netanyahu berpidato, dalam sebuah pesan rekaman, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan kepada PBB bahwa kebijakan Israel, khususnya perluasan ilegal permukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki, mengancam "kelangsungan hidup dan eksistensi rakyat Palestina di tanah air mereka sendiri".

Ia juga mengatakan hal itu membahayakan solusi dua negara, yaitu formula perdamaian yang didukung dunia internasional bagi Israel dan Palestina.

Puluhan Delegasi Walk Out Begitu Netanyahu Memulai Pidato di Sidang PBB(Sumber: minanews)

Abbas menyatakan bahwa warga Palestina mengalami pembunuhan, kehancuran, kelaparan, dan upaya pengusiran, serta perang genosida di Gaza yang dilakukan oleh militer Israel.

Pemimpin Palestina tersebut menyampaikan pidato dalam pertemuan tahunan itu melalui sambungan video karena ia tidak mendapatkan visa masuk ke Amerika Serikat.

Netanyahu, yang menghadapi surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas dugaan kejahatan perang, melontarkan kecaman keras terhadap negara-negara dan para pemimpin yang telah mengkritiknya.

"Mereka menuduh Israel yang kecil ini melakukan kolonialisme; sungguh sebuah tuduhan kolonialisme. Dan siapa yang menuduh kami? Di antara mereka terdapat pihak-pihak di Inggris dan Prancis. Demi Tuhan, merekalah yang menciptakan istilah itu," ujarnya.

Ia kemudian melabeli Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai seorang "tiran" dan menuduhnya mendukung kelompok bersenjata Palestina, Hamas.

Pada hari Selasa (22/9), Erdogan menyatakan di hadapan PBB bahwa ketidakadilan yang dialami oleh penduduk Gaza dan Tepi Barat "sangat melukai hati nurani kemanusiaan".

Baca juga: AS Tak Berkutik Kena Veto China dan Rusia Saat Ajukan Perpanjangan Sanksi Iran di PBB

Komentar Netanyahu tersebut memicu tanggapan tajam dari Direktur Komunikasi Kepresidenan Turki, Burhanettin Duran.

Menurut kantor berita pemerintah Anadolu, Duran menyatakan bahwa tindakan Perdana Menteri Israel yang menggunakan podium Majelis Umum PBB untuk melontarkan "tuduhan tak berdasar" terhadap Turki dan Erdogan bertentangan dengan "cita-cita perdamaian, hukum, dan dialog" PBB.

Tak hanya itu, Netanyahu juga mengkritik Wali Kota New York City, Zohran Mamdani yang dinilai berhaluan kiri, yang sebelumnya sempat berjanji akan menangkap Netanyahu. Namun belakangan menyatakan bahwa ia tidak memiliki wewenang untuk melakukan hal itu.

"Sejak Anda terpilih sebagai wali kota kota ini, banyak orang Yahudi tidak lagi merasa aman di New York," kata perdana menteri Israel tersebut tertuju pada Mamdani.

Dalam sebuah pernyataan, kantor Mamdani mengatakan bahwa Netanyahu memanfaatkan pidatonya untuk mengulangi kebohongan tak berdasar yang bertujuan membenarkan tindakan genosidanya terhadap warga Palestina.

Pada kesmepatan yang sama, Netanyahu juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden AS Donald Trump atas "kepemimpinan yang berani", merujuk pada serangan udara yang dilancarkan bersama oleh AS dan Israel terhadap Teheran pada bulan Februari.

"Israel dan Amerika bertindak bersama bukan hanya untuk melindungi diri kita sendiri, tetapi juga untuk menyelamatkan peradaban," ujarnya. (*/lsi/bbc)

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 25 September 2026
Imsak
04:16
Shubuh
04:26
Dhuhur
11:48
Ashar
14:57
Maghrib
17:51
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan