LANGIT7.ID, Bandung - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Jawa Barat, Kusmana Hartadji, menyebut enam pesantren yang tergabung dalam program One Pesantren One Product (OPOP) akan memamerkan produk unggulan di World Expo Dubai.
Keenam pesantren di antaranya Pesantren Daarut Tauhid Bandung, Al-Idrisiyyah Tasikmalaya, Al-Ittifaq Bandung, Nurul Iman Bogor, Pagelaran 3 Subang, dan Pesantren KH Mukhlas Putri Cirebon. Produk yang ikut dalam dalam World Expo Dubai itu merupakan hasil kurasi dari tim pendamping produk unggulan Jabar.
“Jadi produk OPOP itu dikurasi dulu, dari beberapa produk dan hasilnya untuk ke Dubai ini ada enam pesantren yang terpilih produknya,” kata Kusuma, dikutip laman resmi Pemprov Jabar, Rabu (28/6/2021).
Baca Juga: Lewat OPOP, 550 Pesantren di Jatim Siap Tumbuhkan Ekosistem Ekonomi Syariah
Kusmana menjelaskan, setiap pesantren memiliki produk unggulan berbeda-beda yag akan dipamerkan di World Expo Dubai, seperti jaket suit dan fresh shrimp small. Produk-produk tersebut disesuaikan dengan potensi pasar, terutama di Dubai.
“Pilihan produk itu disesuaikan dengan potensial pasar terutama di Dubai. Tidak menutup kemungkinan nanti jenis produknya bertambah jika memang ada permintaan,” ucapnya.
Selain pesantren, sejumlah pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dan UMKM di Jabar turut serta dalam pameran tersebut. salah satu yang menjadi highlight pameran adalah produk fashion. Jabar akan membawa karya Deden Siswanto, Haryy Ibrahim, dan Decky Sastra Rawtype Riot.
Kusmana menyebut ada beberapa produk kreatif berkelanjutan asal Jabar. Itu sesuai dengan salah satu tema besar dari World Expo Dubai, yakni sustainability. Jabar juga mempertunjukkan budaya melalui pertunjukan Samba Sunda.
(jqf)