Langit7, Jakarta - Perbankan syariah memang relatif dikenal sebagai industri perbankan yang baru dibandingkan dengan konvensional. Namun dari sisi layanan, perbankan syariah sudah bisa melayani segala aktivitasnya secara digital.
Direktur Utama Bank BJB Syariah, Indra Falatehan mengatakan, hal itu menunjukkan bahwa perbankan syariah yang juga tidak kalah bersaing dengan konvensional, dalam hal digitalisasi.
"Seperti pandemi, di mana masyarakat mengurangi berhubungan langsung untuk datang ke bank, Alhamdulillah perbankan syariah juga bisa memenuhi itu dengan memberikan layanan online berbasis digital," ujarnya di Podcast iB Vaganza #4: Teknologi Digital Perbankan Syariah sama Praktis dan Modernnya, Kamis (28/10).
Baca juga: Aplikasi Kesan, Upaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi SyariahTerkait dengan milenial yang dekat dengan dunia digital, perbankan syariah juga akan berupaya memberikan layanan maksimal secara digital. Hal itu dilakukan demi menyasar lebih luas nasabah di perbankan syariah sendiri.
Baca juga: Transportasi Produk Halal Harus Dipisahkan dengan NonhalalDi mana kebutuhan nasabah dalam dunia digital lebih banyak dalam hal transaksi finansial, seperti transfer, cek saldo, belanja, dan lainnya.
"Kita harus memenuhi kebutuhan itu, dengan menyediakan beragam fitur di
mobile banking. Selain itu, milenial yang juga memiliki kesadaran spiritual, juga kita berikan layanan waktu salat dan pemberian fitur lokasi masjid terdekat," jelasnya.
Kemudian, lanjut dia, milenial yang juga sadar syariah dan ingin melakukan transaksi zakat, infak, dan wakaf, juga diberikan fasilitas tersebut oleh perbankan syariah.
(zul)