Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 21 Oktober 2026
home global news detail berita

Sikapi Karhutla, PP Muhammadiyah Desak Penegakan Hukum Tegas

ahmad zuhdi Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:45 WIB
Sikapi Karhutla, PP Muhammadiyah Desak Penegakan Hukum Tegas
LANGIT7.ID, Jakarta; - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Sumatera dan Kalimantan. Selain memicu kerusakan lingkungan yang parah, bencana ini berdampak langsung pada terganggunya kesehatan warga, lumpuhnya kegiatan pendidikan, hilangnya sumber penghidupan, hingga merusak citra Indonesia di mata dunia internasional.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir menegaskan bahwa perlindungan terhadap alam dan manusia merupakan wujud nyata dari amanah kekhalifahan di bumi. Menurutnya, kondisi cuaca rentan tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan tanggung jawab pencegahan maupun penindakan hukum atas kelalaian yang terjadi.

"Praktik pembakaran, kelalaian pengelolaan lahan, lemahnya pengawasan, serta dugaan pelanggaran dan pembiaran harus diperiksa secara sungguh-sungguh. Berulangnya karhutla menuntut evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan dan pelaksanaannya, disertai pertanggungjawaban yang jelas," ujar Haedar Nashir melalui keterangan resmi yang diterbitkan di Yogyakarta, dikutip Rabu (21/20/2026).

Haedar menambahkan bahwa keselamatan rakyat serta keberlanjutan kehidupan harus ditempatkan di atas segalanya, melampaui kepentingan ekonomi maupun kelompok tertentu. Terkait hal tersebut, Muhammadiyah mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk mengerahkan seluruh kemampuan secara masif dan terkoordinasi guna memberikan perlindungan maksimal bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, serta penyandang disabilitas.

Selain itu, PP Muhammadiyah juga menyoroti pentingnya penegakan hukum secara transparan dan tanpa pandang bulu. Aparat penegak hukum diminta untuk mengusut tuntas setiap unsur kelalaian atau kesengajaan yang dilakukan oleh perorangan maupun korporasi, tanpa terhalang oleh jabatan atau kekuatan modal.

"Kekuasaan, jabatan, dan kekuatan modal tidak boleh menjadi pelindung sekaligus penghalang dari pertanggungjawaban hukum," tegas Haedar.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Muhammadiyah turut menginstruksikan seluruh jajaran struktur organisasi, lembaganya seperti Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Majelis Lingkungan Hidup, hingga amal usaha kesehatan dan pendidikan untuk turun tangan memberikan pelayanan kemanusiaan, pendampingan warga, serta edukasi lingkungan.

Haedar menegaskan bahwa krisis ini harus disikapi secara serius dan tidak boleh dibiarkan menjadi siklus tahunan yang terus membebani masyarakat. Muhammadiyah menegaskan bahwa karhutla tidak boleh dinormalisasi sebagai bencana tahunan yang terus membebani rakyat.

"Kesungguhan pemerintah, aparat, dunia usaha harus dibuktikan melalui tindakan nyata agar masyarakat terlindungi, pelanggaran ditindak, kerusakan dipulihkan, dan kebakaran dicegah agar tidak terus berulang," pungkasnya.

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 21 Oktober 2026
Imsak
04:03
Shubuh
04:13
Dhuhur
11:41
Ashar
14:50
Maghrib
17:49
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan