LANGIT7.ID, Jakarta - Seksi Kerohanian Persatuan Pensiunan Pegawai Sekretariat (P3S) Jenderal DPR RI mengadakan kegiatan Khataman Al-Quran yang diselenggarakan di Ruang Pansus B, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Penasihat P3S Sri Sumaryati Haryanto, mengatakan kegiatan Khataman Al-Quran ini diselenggarakan tiap pekan secara fisik di DPR. Akan tetapi, pandemi Covid-19 yang terjadi memaksa para Anggota P3S beribadah di rumah masing-masing.
"Maka kiranya pada lebih dari satu setengah tahun yang lalu, Saya sebagai penasihat P3S meminta izin kepada pimpinan P3S untuk melakukan kegiatan (Khatam Al-Quran) ini," kata Sumiyarti seperti dikutip dari laman dpr.go.id, Sabtu (30/10).
Baca juga:
CDC AS Kategorikan Indonesia Masuk Zona HijauMantan Sekretaris Jenderal DPR RI ini terus mengupayakan agar kegiatan Khataman Al-Quran dapat terus terlaksana kendati hanya diikuti beberapa anggota P3S saja yang hadir secara fisik.
"Dalam tiap minggu kita khatam, sistemnya masing-masing dibagi per juz dalam tiap minggu. Tiap Jumat pagi ditutup dan siang kembali dibuka putaran berikutnya," ujarnya.
"Sekarang alhamdulillah sudah mencapai putaran 49. Dan kita akan berlanjut semoga terus ada tambahan dan jika mencapai 30 (orang) berarti hanya dapat satu juz, sehingga akan dapat lebih cepat lagi," lanjut Sri Sumiyarti.
Baca juga:
Mahfud MD Ajak Ulama dan Santri Ikut Jaga NegaraMelalui kegiatan khataman ini, Sri Sumiyarti berharap dapat terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, khususnya beribadah membaca Al-Quran meski sudah memasuki usia pensiun.
"Kita bukan hanya membaca tetapi juga kita mendalami terjemahannya. Hal itulah yang mendorong kita untuk semangat," terangnya.
Ke depannya, P3S tidak hanya menyelenggarakan kegiatan Khataman Al-Quran dan melakukan kunjungan ke beberapa pesantren. Hal ini bertujuan sebagai bagian dari silaturahmi antaranggota P3S juga untuk wisata rohani.
"Itu target saya dan untuk mempererat persatuan di antara kita. Jadi ini pensiunan dan ada juga istri pensiunan," pungkasnya.
(sof)