LANGIT7.ID, Jakarta - Bupati Sleman Kustini menuturkan, Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2021 mengemban misi yang sangat mulia sekaligus strategis, yakni menguatkan pembangunan akhlak masyarakat yang islami. Melalui ajang MTQ ini, diharapkan dapat menjadi sarana internalisasi nilai-nilai luhur Alquran di kalangan masyarakat umum.
"Para peserta tidak hanya dituntut dapat berprestasi di ajang MTQ ini, tetapi yang terpenting, harus berperan menyosialisasikan nilai-nilai luhur Alquran tersebut kepada lingkungannya,” kata Kustini saat membuka MTQ di Pendopo Parasamya, Pemkab Sleman, Jumat (5/11/2021) sore.
Lebih lanjut, ia mengatakan MTQ merupakan cerminan sekaligus seruan kepada seluruh umat manusia, bahwa sesungguhnya Islam itu teduh dan damai. Islam itu cinta keadilan dan menjauhi kekerasan, Islam menolak kebencian dan fitnah, dan Islam selalu menganjurkan persatuan, kebersamaan, dan ukhuwah (persaudaraan).
Baca Juga: Dukung Perhelatan STQ Nasional XXVI, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip di Maluku Utara“Dengan demikian, Insya Allah kita dapat membangun kokohnya toleransi, solidaritas, dan kebersamaan antar-sesama umat manusia, khususnya di Kabupaten Sleman,” ujarnya.
Sementara, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kabag Kesra) Pemkab Sleman, Mustadi menambahkan pelaksanaan MTQ tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Kegiatan MTQ pun dilaksanakan dalam protokol Kesehatan yang ketat.
Baca Juga: Sherly Annavita Rahmi, Muslimah Inspirasi Milenial untuk Peduli Isu Politik “Panitia mengundi 17 kapanewon jam berapa harus datang dan mengikuti lomba, setelah lomba dimohon segera meninggalkan lokasi sehingga tidak terjadi kerumunan,” terangnya.
MTQ Sleman 2021 diikuti 557 kalifah yang berasal dari 17 kapanewon se Sleman. MTQ berlangsung dua hari, Jumat-Sabtu (5-6/11/2021). Jumat pembukaan pelaksaannya Sabtu dari pukul 7.30 WIB sampai dengan selesai, di 10 lokasi di lingkungan Komplek Pemkab Sleman.
Baca Juga: Salim Ghazali, Imam Istiqlal yang Mahir Tiru Tilawah Para Qari KibarBaca Juga: Imam Muda Diharap Bisa Pimpin Masjid-Masjid di Bandung(zhd)