Langit7, Jakarta - Dengan lapak menggunakan gerobak dorong dan bangku kayu untuk pelanggan menyantap makanannya, angkringan menjadi pilihan sebagai tempat kongko yang cukup diminati oleh anak muda.
Hal itu terbukti dari selalu ramainya lapak angkringan yang biasa menjamur di pinggir jalan. Selain itu, biasanya pelanggan yang datang juga berasal dari teman satu tongkrongan dengan penjual yang menambah hangat suasana malam.
Apalagi, usaha kulineran malam ini terbilang hanya membutuhkan modal yang minim, tapi dapat menghasilkan keuntungan yang cukup menjanjikan. Sehingga, banyak pula orang yang memulai usaha angkringan.
Baca juga: Pacu Ekosistem Kendaraan Listrik melalui SPKLU, PLN Raih Penghargaan GridOto Awards 2021Bagi Sahabat Langit7 yang tertarik untuk memulai usaha ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar angkringan ramai akan pembeli. Berikut ulasannya.
Tempat strategisWalaupun banyak angkringan menjamur di pinggiran jalan raya, tapi Sahabat Langit7 juga perlu betul-betul memperhatikan terkait pemilihan tempat melapak.
Baca juga: Belajar dari Youtube, Sulap Usaha Gerobak Jadi Angkringan ModernJalan raya memang selalu ramai dengan orang yang lalu lalang berkendara, tapi bukan berarti orang-orang tersebut akan berhenti dan mampir ke angkringan. Pasalnya, jalan raya biasa menjadi tempat orang berkendara lewat, bukan untuk mampir ke sebuah tempat dan nongkrong di sana.
Untuk itu, pilihlah lokasi jalan strategis yang bisa menjadi tempat orang untuk mampir. Selain itu, perhatikan pula agar lapak angkringan tidak memakan sebagian pinggir jalan demi alasan kenyamanan dan keamanan bagi pengendara yang lewat.
Dalam hal ini, sedikit masuk ke dalam gang bisa menjadi tempat yang tepat untuk melapak. Namun, perhatikan pula agar lokasi angkringan bisa terlihat dan tersedia sedikit tempat untuk parkir.
Varian menuVarian sate dan minuman hangat atau pun wedang menjadi menu yang biasa dihadirkan di angkringan. Untuk itu, dalam menu perlu adanya inovasi dan terobosan baru agar pelanggan tidak bosan.
Baca juga: Prambanan UMKM Java Festival, Upaya Gairahkan Produk UMKMAda banyak varian menu makanan di angkringan yang biasanya disajikan dalam bentuk sate. Namun, tidak ada salahnya bagi Sahabat Langit7 yang ingin menghadirkan menu berbeda selain sate, seperti kerak telor yang menjadi ciri khas makanan betawi.
Termasuk minuman kopi, walaupun kini sudah menjadi gaya hidup, tapi yang perlu diingat adalah tidak semua orang merupakan penikmat kopi. Untuk itu, hadirkan pula minuman non kopi yang bisa dinikmati oleh pelanggan
.KonsepWalaupun angkringan biasa melapak dengan gerobak, tapi ada pula berbagai angkringan yang mulai mendapati sentuhan khusus agar memiliki tampilan berbeda.
Seperti angkringan modern ala cafe dengan lapak di sebuah ruko, atau pun angkringan dengan gaya retro yang identik dengan bentuk lapak angkringan orang Yogyakarta.
Memang tidak ada salahnya melapak angkringan dengan menggunakan gerobak. Tapi sebuah inovasi dan kreativitas yang dituangkan ke dalam konsep angkringan diyakini bakal membuat pelanggan lebih tertarik untuk mampir.
Baca juga: Penuhi Kriteria Ini Agar Investasi Saham Sesuai SyariahItu tadi beberapa tips bagi Sahabat Langit7 yang ingin memulai usaha angkringan. Semuanya kembali lagi kepada sebuah aksi daripada banyak berpikir dan pertimbangan.
Untuk itu, segera mulai usaha tanpa harus memikirkan soal kerugian dan perkembangan. Pasalnya, kesuksesan bisa diraih dari sebuah pengalaman yang dijadikan pembelajaran. Semoga bermanfaat.
(zul)