Empat Pemuda Klaten Cita-cita Lahirkan 1000 Petani Milenial
fajar adhityaSenin, 08 November 2021 - 17:00 WIB
Empat pemuda Klaten cita-cita lahirkan 1000 petani Milenial. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID, Jakarta - Saat ini profesi tani semakin terpinggirkan seiring dengan perkembangan teknologi yang membuka banyak lahan pekerjaan berbasis digital. Padahal, Indonesia dikenal sebagai negara penghasil bahan pangan dalam jumlah besar.
Apalagi bagi kaum milinial, Generasi Z, dan setelahnya tak banyak melirik profesi tani. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bahkan memprediksi profesi tani akan musnah pada 2063 karena pekerja di sektor ini semakin menurun.
Khawatir dengan kondisi ini, sekelompok anak muda di Klaten, Jawa Tengah menggagas sebuah komunitas petani yang berisi anak-anak muda. Salah satu alasan dibentuknya Komunitas Petani Muda Klaten adalah menyusutnya minat anak muda untuk bertani dan banyaknya lahan kosong tidak digarap.
Komunitas Petani Muda Klaten berawal dari sebuah ide saat berbincang-bincang di media sosial mengenai kondisi pertanian saat ini. Empat anak muda Klaten dengan keresahan yang sama mengenai masa depan pertanian saling berkoordinasi untuk membentuk sebuah wadah bagi petani-petani muda.
Tepatnya 17 Juli 2020, empat anak muda; Alif, Ikhsan, Aji,dan Hanung memutuskan bertemu agar wadah tersebut segera wujud. Namun, karena keterbatasan teknis dan berlangsungnya pandemi Covid-19 pendirian komunitas sedikit terhambat.
Komunitas Petani Muda Klaten diresmikan pada akhir Agustus kemarin oleh kepala dinas pertanian Klaten. Komunitas ini memiliki visi melahirkan seribu petani muda yang produktif dan mampu menjadi produsen pangan skala nasional.
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”