Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Pendis: Kejayaan Peradaban Islam Ditandai dengan Pesatnya Iptek

Jaja Suhana Rabu, 17 November 2021 - 09:09 WIB
Pendis: Kejayaan Peradaban Islam Ditandai dengan Pesatnya Iptek
Masjid Agung Al Azhar. Foto: Simas Kemenag
LANGIT7.ID, Jakarta - Gelaran Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) tengah dilaksanakan. Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Muhammad Ali Ramdhani mengatakan kejayaan peradaban Islam ditandai dengan pesatnya ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).

Dhani menuturkan, literatur-literatur dan kajian Islam bermunculan lahir dari tradisi riset yang dikembangkan para ilmuwan. Menebarkan jangkar-jangkar gagasan dan pemikiran yang brilian dan membanggakan.

“PTKI harus mengembangkan tradisi keilmuan dan riset untuk mengisi ruang-ruang kehidupan kemanusiaan dan peradaban antara agama dan ilmu pengetahuan harus saling mengisi dan menguatkan untuk menghadirkan kemaslahatan bagi manusia sejagat,” kata Dhani dalam keterangan yang diterima LANGIT7.ID, Rabu (17/11/2021).

Baca Juga: Jusuf Kalla: Masjid Dapat Jadi Shelter Mitigasi Bencana

Dhani menegaskan, OASE harus menjadi sarana untuk mengembangkan tradisi riset dan kajian-kajian keilmuan yang berbasis keagamaan dari PTKI untuk Indonesia dan dunia.

Sementara, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Suyitno mengatakan OASE merupakan bentuk transformasi dari kegiatan yang semula bernama Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR). Giat ini kemudian dikembangkan menjadi dua even, yaitu OASE dan Pekan Seni Olahraga Mahasiswa Nasional (PESONA).

Baca Juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Kemenag Libatkan Remaja Masjid

“Ini merupakan kali pertama yang menjadi program strategis bagi pembinaan generasi muda dan sumber daya manusia yang kritis, kreatif, dan inovatif. Sehingga menjadi bekal mahasiswa dalam menghadapi kehidupan yang komplek dan kompetitif,” katanya.

Suyitno menyampaikan, OASE bertujuan mengukur capaian pembelajaran dan kualitas mahasiswa PTKI sehingga diharapkan dapat melahirkan mahasiswa berprestasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. OASE I PTKI se-Indonesia Tahun 2021 mengusung Tema “Integrasi Agama-Sains Untuk Kebangsaan dan Kemanusiaan” (Religion-Science Integration for Nationality and Humanity).

Baca Juga: Perpustakaan Masjid Al Akbar Surabaya Koleksi 13 Ribu Buku-Kitab

OASE 2021 berlangsung sejak akhir Oktober 2021 secara daring yang diikuti sebanyak 2.955 mahasiswa PTKI, negeri dan swasta. Babak Penyisihan digelar pada 23 - 29 Oktober 2021. Sementara tahap Semifinal sudah berjalan pada 6-13 November 2021.Babak final akan dilangsungkan pada 25-28 November 2021 secara hybrid, daring dan luring dan dipusatkan di UIN Ar-Raniry, Aceh.

Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan, Muhammad Sidik Sisdiyanto, menambahkan, ada 12 cabang yang dilombakan secara daring pada final OASE 2021, yaitu Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Business Plan, Debat Ilmiah Bahasa Arab, Debat Ilmiah Bahasa Inggris, Debat Ilmiah Konstitusi, Qiraatul Kutub, Fahmil Al-Qur’an, Story Telling, dan Dai Mahasiswa.

Baca Juga: Jokowi Lantik Letjen Dudung Abdurachman sebagai KSAD Hari Ini

Final 11 cabang lomba lainnya, akan digelar secara luring, yaitu Nanoteknologi dan Produk Kesehatan, Literasi dan Inovasi Teknologi, Produk Halal dan Ketahanan Pangan, Deteksi Dan Mitigasi Bencana, Iklim, Limbah, Lingkungan Dan Sumber Daya Terbarukan, Sosial Keagamaan, Media Pembelajaran, Desain dan arsitektur Islami, Astronomi/Ilmu Falak, Robotik dan Programming, serta Karya Tulis Alquran.

Baca Juga: Ini 14 lokasi Samsat Keliling di Jadetabek, Rabu 17 November 2021

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)