Langit7, Jakarta - Bercocok tanam akhir-akhir ini kerap menjadi pilihan masyarakat menghabiskan waktu mereka. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 tahun lalu, hobi bercocok tanam juga terus meningkat, terbukti dengan banjirnya orderan berbagai jenis tanaman.
Bercocok tanam tentu tidak menjadi masalah bagi mereka yang memiliki lahan memadai. Namun, bagi mereka yang memiliki keterbatasan lahan, hal ini bakal menjadi masalah.
Atau mungkin Sahabat Langit7 juga mengalami hal serupa. Jangan khawatir, bagi Sahabat Langit7 yang terkendala lahan bisa memanfaatkan sistem hidroponik.
Baca juga: Tenang, Ini Tips Menghadapi UlarMasih bingung? Simak ulasan tips bercocok tanam dengan sistem hidroponik di bawah ini!
Pilih mediaHidroponik sendiri bisa dikatakan sebagai sebuah metode dalam menanam dengan memanfaatkan air dan tanpa menggunakan media tanah. Untuk itu, sebagai pemula perlu memerhatikan betul-betul hal ini sedari awal.
Tentukan teknik hidroponik yang akan digunakan. Secara umum terdapat beberapa media yang bisa digunakan dalam budi daya hidroponik, yaitu air, kerikil, pasir, pecahan batu bata, spons, sekam padi, dan sebagainya.
Dalam pemilihan media ini, tidak boleh yang mengandung zat beracun bagi tanaman. Jadi pilihlah media yang mendukung pertumbuhan tanaman dengan baik.
Fokus pada satu jenis tanaman benihWalaupun terdapat banyak sekali jenis tanaman yang bisa dimanfaatkan melalui hidroponik, tapi sebagai pemula disarankan untuk berfokus pada satu jenis tanaman terlebih dulu.
Baca juga: Musim Hujan, Persiapan Menghadapi Ular Masuk ke RumahPilihannya bisa apa saja, dan sesuai selera Sahabat Langit7, seperti cabai, selada, kangkung, tomat, sawi, bayam atau buah-buahan.
Fokus ini dibutuhkan agar target, modal, energi dan waktu bisa diatur sedemikian rupa. Tak hanya itu, setelah menemukan jenis tanaman yang akan dibudidayakan, selanjutnya memilih bibit berkualitas.
Pemberian unsur hara Unsur hara menjadi faktor menentukan dalam pertumbuhan tanaman. Setidaknya unsur hara yang dibutuhkan tanaman adalah N, P, K, Ca, Mg, S, Fe, Mn, Zn, Cu, B, Mo, dan Cl.
Baca juga: 8 Aplikasi Muslim sebagai Pengingat Adzan hingga Peta Resto HalalUnsur hara tersebut penggunaannya berbeda-beda. Ada yang dalam jumlah besar dan sebaliknya. Dalam hal ini, Sahabat Langit7 disarankan untuk berkonsultasi kepada ahlinya agar mendapatkan pemahaman mendalam.
Air dan oksigen yang memadai Selain asupan unsur hara, tidak lupa air dan oksigen yang memadai akan sangat menunjang keberhasilan budi daya hidroponik.
Keberadaan oksigen dan air untuk tanaman sangatlah penting. Sebab, tanaman bisa layu bila kekurangan oksigen. Begitu juga kualitas air yang tercemar dengan logam berbahaya juga bisa membuat tanaman mati.
Sebagai penutup, Sahabat Langit7 juga perlu melakukan perawatan secara tepat. Di mana perawatan tanaman hidroponik hampir sama dengan perawatan tanaman lain pada umumnya, yaitu memangkas cabang yang kurang bagus, mengikat tanaman yang memerlukan bantuan penopang, penjarangan bunga, dan pengendalian hama.
(zul)