Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Dua Tantangan Ekonomi Syariah, Wapres: Diperlukan Inovasi Katalisator Perluasan Market

mahmuda attar hussein Senin, 19 Juli 2021 - 01:00 WIB
Dua Tantangan Ekonomi Syariah, Wapres: Diperlukan Inovasi Katalisator Perluasan Market
Ilustrasi tantangan pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Foto: Langit7/Istock
LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin menyebut, dua tantangan utama yang harus dihadapi dalam upaya pengembangan dan perluasan pasar ekonomi syariah kedepan. Tantangan pertama, peningkatan literasi dan edukasi kepada masyarakat, korporasi, dan investor potensial. Kedua, sosialisasi kepada masyarakat khususnya kepada generasi milenial dan generasi –Z (i-Generation) yang mudah dipahami, dapat menarik minat, dan relevan dengan kondisi kekinian.

“Hal ini juga sejalan dengan Roadmap Pasar Modal Syariah Tahun 2020-2024 yang menitik beratkan kepada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Upaya peningkatan sumber daya manusia tersebut dilakukan melalui peningkatan literasi dan inklusi masyarakat tentang pasar modal syariah serta peningkatan kompetensi aspek syariah para pelaku pasar,” ujar Wapres, pada kata sambutan konferensi internasional The Future of Islamic Capital Market: Opportunities, Challenges, and Way Forward, Kamis minggu kedua Juli 2021.

Mantan Ketua Umum MUI itu menyebut, masih terdapat ruang yang luas untuk pengembangan industri keuangan syariah di Indonesia. Lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pernah menyampaikan bahwa market share Keuangan Syariah Indonesia masih relatif rendah yaitu 9,89% dari total aset keuangan nasional Indonesia, termasuk didalamnya pasar modal syariah.

Pengembangan pasar modal syariah Indonesia telah dilakukan sejak tahun 1997 dengan terbitnya produk reksadana syariah pertama.Namun, geliatnya baru mulai dirasakan pada tahun 2011. Dan untuk lebih mengembangkan pasar modal Syariah, OJK telah menerbitkan Roadmap Pasar Modal Syariah tahun 2020-2024 sebagai salah satu panduan terkait arah kebijakan pasar modal syariah.

Selanjutnya berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk penguatan industri keuangan syariah di Indonesia khususnya terkait pasar modal syariah. Beberapa diantaranya, penguatan kelembagaan perbankan syariah melalui merger (tiga) Bank Umum Syariah yang kini dikenal dengan nama PT Bank Syariah Indonesia (PT BSI), dan pada tahun 2025 ditargetkan nantinya akan masuk dalam 10 besar bank syariah dunia.

Penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), yang merupakan instrument investasi bagi para pelaku industri keuangan syariah dan penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Ritel untuk masyarakat umum. Total penerbitan Sukuk Ritel tersebut mencapai 203 triliun rupiah, dengan total investor sebanyak 347.145 individu.

Kemudian juga penerbitan Green Sukuk, yang merupakan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pertama dan terbesar di dunia dengan konsep berkelanjutan telah menerima sekitar 42 penghargaan dari berbagai lembaga internasional.

Dan yang keempat, OJK juga telah memberikan ijin penerbitan instrumen investasi syariah di pasar modal syariah seperti reksa dana syariah dan saham syariah yang fatwanya diterbitkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN –MUI).

Berdasarkan laporan OJK, market share saham syaria mencapai 47%, dengan 457 saham syariah dan tota kapitalisasi pasar sebesar 3.336 triliun rupiah. Kemudian, market share reksadana syariah mencapai 7,1%, dengan 291 reksadana syariah serta nilai aktiva bersihnya senilai 38 triliun rupiah. Kemudian, market share Sukuk negara terhadap obligasi negara saat ini sebesar 18%. Sementara, market share Sukuk korporasi terhadap obligasi 7,2%.

Sejalan dengan perlambatan ekonomi nasional dan global akibat pandemi Covid-19, kinerja pasar modal syariah ikut juga mengalami pelambatan, khususnya kinerja saham syariah dan reksadana syariah.

Menghadapi situasi ini diperlukan suatu inovasi bersama, yang dapat berperan sebagai katalisator perluasan market yang lebih inklusif dan berkesinambungan. Keberadaan pasar modal syariah memiliki peran penting sebagai sumber pendanaan dan juga investasi bagi masyarakat.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)