LANGIT7.ID, Jakarta - Petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic, optimistis mengikuti gelaran Piala Davis 2021. Ia bertekad membalas kekalahan Serbia di final Piala Davis pada 2019 silam.
Pada turnamen kali ini, Serbia tergabung dalam Grup F bersama Austria dan Jerman. Namun, keduanya kehilangan pemain top mereka dan akan melaju ke fase knockout.
Baca juga: Medvedev Yakini Kejayaan Tenis Berlanjut meski Big Three PensiunDjokovic mengenang turnamen Piala Davis perdana di Madrid dua tahun lalu, di mana Serbia tersingkir di babak perempat final. Saat itu, dua wakil Serbia, Viktor Troicki dan Djokovic kalah dalam pertandingan ganda penentu atas Rusia.
"Senang rasanya bisa kembali bersama tim Piala Davis. Kenangan terakhir itu menyedihkan, kami semua sangat emosional. Tetapi, kami termotivasi untuk kembali bersama dan mencobanya lagi," kata Djokovic dalam konferensi persnya, Kamis (25/11).
Troicki, kini menjadi kapten sementara untuk rekan setimnya Djokovic, Filip Krajinovic, Dusan Lajovic, Laslo Djere dan Miomir Kecmanovic. "Kami semua berteman dan chemistry dalam tim sangat bagus. Itu unsur penting untuk sukses," ujarnya.
Baca juga: Marat Safin: Tenis, Hedonistik, hingga SufistikDalam keadaan normal, lanjut Djokovic, mereka akan menerima dukungan dari populasi besar Serbia di Austria. Tetapi, OlympiaHalle tidak akan dihadiri penonton setelah Austria mengumumkan penguncian atau lockdown nasional untuk membendung mengingkatnya kasus Covid-19.
Hal itu berarti semua pertandingan di Grup F dan Grup C akan dimainkan tanpa kehadiran penggemar. Ini menjadi pukulan pahit bagi acara yang dibatalkan tahun lalu karena pandemi.
Meskipun digelar tanpa penonton, Djokovic mendukung penyelenggaraan Piala Davis di beberapa kota, dengan tuan rumah utama Madrid juga Turin turut menjadi tuan rumah.
Baca juga: Penyelenggara Australian Open Wajibkan Semua Pemain Vaksinasi Covid-19Pada 2019, seluruh pertandingan digelar di Madrid setelah Federasi Tenis Internasional (ITF) melakukan perubahan kontroversial. Salah satunya untuk kompetisi tim yang tadinya mengusung format pertandingan kandang dan tandang dimainkan dalam beberapa putaran sepanjang tahun.
"Piala Davis harus disaksikan oleh lebih banyak orang. Jadi saya mendukung format tahun ini dan ada lebih banyak negara yang dapat menjadi tuan rumah pertandingan grup. Format ini bekerja dengan baik dibanding dua tahun lalu," ucap Djokovic. (Sumber: Antaranews)
Baca juga: Raducanu akan Hadapi Ruse dalam Pertandingan Ekshibisi di London(asf)