Langit7, Sukabumi - Pondok Modern Assalam Sukabumi memiliki fasilitas yang menyediakan berbagai kebutuhan konsumtif para santri dan santriwati, termasuk para ustadz dan ustadzahnya.
Fasilitas yang dimaksud yakni UKM Mart. Selain memenuhi kebutuhan konsumstif, fasilitas ini juga menjadi wadah bagi para santri kreatif dan inovatif untuk menghasilkan karya layak jual kepada masyarakat sekitar.
Baca juga: Pertahankan Ekonomi Saat Krisis, Pemerintah Perkuat Peran UMKM"Akan ada Keppres Kewirausahaan untuk melahirkan banyak wirausaha yang rasio kita masih sebesar 3,47 persen. Minimal rasionya 4 persen untuk menjadi negara maju. Jadi, pesantren dapat menjadi inkubator bagi pengembangan wirausaha di Indonesia," kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, saat peresmian Gedung UKM Mart, Desa Sukaharja, Warungkiara, Sukabumi, dalam keterangan tertulis yang dikutif, Jumat(26/11).
Menurutnya, Laboratorium Kewirausahaan dalam bentuk koperasi pondok pesantren juga dapat dibangun di Pondok Modern Assalam ini. Sebab, jiwa kewirausahaan penting untuk diajarkan sejak dini.
Baca juga: Layanan Baca Meter Mandiri, Bantu Pelanggan Pantau Penggunaan Listrik"Pada 2030 nanti kita akan mengalami bonus demografi, yang artinya usia produktif akan lebih banyak. Sehingga, para generasi muda kita perlu diberikan bekal yang cukup untuk menjadi lebih produktif di lingkungannya," kata Teten.
Teten berharap lulusan santri dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi ke jenjang universitas. Sehingga, dapat melahirkan intelektual muda yang berwawasan luas dan berakhlakul karimah.
Baca juga: PLN Siap Jalankan Transisi Energi(zul)