Langit7, Jakarta - Pemerintah terus berupaya mengimplementasikan prioritas nasional Making Indonesia 4.0. Salah satunya, dengan menginisiasi Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0).
PIDI 4.0 menjadi wujud nyata transformasi Indonesia menuju Industri 4.0 dengan memperhatikan peningkatan nilai tambah dan kapasitas
global value chain.
Baca juga: Wapres: Santri harus Berperan Berdayakan Ekonomi UmmatMenteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto berharap, pembangunan PIDI 4.0 dapat berperan penting dalam mendukung tema besar Presidensi G20 Indonesia dengan 3 pilar utama. Di antaranya, arsitektur kesehatan global, transformasi digital, dan transisi energi menuju keberlanjutan.
"Pembangunan PIDI 4.0 merupakan solusi satu atap dalam percepatan transformasi industri 4.0 di Indonesia, sekaligus menjadi
showcasing Making Indonesia 4.0 untuk dunia terutama dalam hal digitalisasi," kata Airlangga, seperti dikutif dari laman resmi Kemenko Perekonomian, Jumat(10/12).
Baca juga: Program Fasilitasi Inkubasi Wirausaha, Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas PengusahaSebagai informasi, PIDI 4.0 merupakan lembaga pemerintah, khususnya bagian dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri. PIDI 4.0 diharapkan dapat mendukung industri di Indonesia dalam bertransformasi menuju industri 4.0.
PIDI 4.0 menawarkan 5 layanan utama yaitu
Showcase Center, Delivery Center, Capability Center, Ecosystem for Industry 4.0, dan
Engineering and AI Center. Kelima layanan tersebut diharapkan dapat mengakselerasi transformasi industri yang ada di Indonesia.
Baca juga: Bank Aceh Syariah Segera Berdiri di Jakarta Akhir Tahun Ini(zul)